JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

177 Motor N Max Kades Dituding Politis, Bupati Karanganyar: Warnanya Hitam, Tidak Kuning Tidak Hijau!

Motor dinas Yamaha N Max untuk Kades di Karanganyar. Foto/Wardoyo
Motor dinas Yamaha N Max untuk Kades di Karanganyar. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menampik sorotan soal kontroversi pemberian 177 motor dinas (modin) Yamaha N Max untuk Kades dan lurah yang dinilai bernuansa politis.

Sebaliknya, ia menegaskan kendaraan operasional ini  dalam rangka memperlancar tugas dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Menurutnya, para Kades adalah ujung tombak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di tingkat bawah.

“Tidak ada alasan bagi Kades untuk tidak memberi pelayanan yang baik kepada masyarakat,” katanya.

Bupati juga menampik tudingan pemberian 177 motor dinas N Max itu terkait kepentingan politis.

“Pemberian sepeda motor ini tidak ada maksud lain. Warnanya juga netral, warna hitam. Tidak merah, tidak kuning tidak hijau,” ujarnya.

Sebelumnya, pegiat sosial, serta aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapu Jagad, Nur Sanyoto, melalui telepon selularnya, Jumat (21/02/2020) meminta kepada bupati, pemberian fasilitas dengan anggaran yang cukup besar ini, untuk yang terakhir kalinya.

Baca Juga :  Terus Meroket, Kasus Positif Covid-19 Karanganyar Tambah Jadi 362. Sebanyak 90 Pasien Dirawat, Jumlah Meninggal Sudah Mencapai 64 Orang

Pemberian fasilitas bagi para Kades ini, menurut Nur Sanyoto, juga dinilai kurang tepat. Mengingat pada tahun anggaran 2019 lalu, APBD Karanganyar juga mengalami defisit serta kemampuan keuangan daerah (KKD) yang mengalami penurunan.

“Sebetulnya kurang tepat. Apalagi tahun sebelumnya APBD Karanganyar mengalami defisit serta menurunnya kemampuan keuangan daerah. Saya minta kepada bupati, pemberian fasilitas dengan biaya tinggi ini, yang terakhir kalinya. Apalagi saat ini desa telah memiliki anggaran berupa dana desa yang cukup besar,” tandasnya.

Sementara itu, Koordinator Masyarakat  Handarbeni Karanganyar (Mahaka) Kiswadi Agus, mengapresiasi pemberian kendaraan dinas berupa sepeda motor kepada para kades.

Hanya saja, Agus mengingatkan agar pemberian ini yang terakhir kalinya. Menurut Agus, masih banyak persoalan di Karanganyar yang membutuhkan perhatian.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat Landa Gudang Kayu di Tasikmadu Karanganyar. Tumpukan Material Kayu Ludes Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

Seperti pelayanan kesehatan, pengentasan kemiskinan serta berbagai persoalan lain yang membutuhkan anggaran.

“ Kita apresiasi pemberian fasilitas kendaraan dinas bagi para Kades ini.  Mungkin ini sebagai salah satu sarana untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kinerja para Kades. Namun jangan sampai dilupakan, masih banyak persoalan yang juga membutuhkan perhatian. Saya pikir, cukup sekali ini dan terakhir kalinya pemberian fasilitas dengan biaya tinggi ini,” tukasnya.

Disisi lain, Kades Jati, Kecamatan Jaten, Haryanta, mengaku jika sepeda motor N Max tersebut, atas permintaan para Kades pada tahun 2019 lalu.

“Kita mengajukan pengadaan sepeda motor baru. Apalagi saat itu pak bupati baru dilantik untuk kedua kalinya. Disamping itu, sepeda motor ini sebagai pengganti sepeda motor lama yang sudah tidak layak pakai,” kata dia. Wardoyo