JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

9 Komputer Mendadak Error di Hari Pertama Ujian SKD CPNS Sragen, 7 Peserta Terlambat dan Langsung Dinyatakan Gagal

Para peserta ujian SKD CPNS Kabupaten Sragen bersiap mengikuti ujian di LKPPS Gondangrejo, Karanganyar, Senin (3/2/2020). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Para peserta ujian SKD CPNS Kabupaten Sragen bersiap mengikuti ujian di LKPPS Gondangrejo, Karanganyar, Senin (3/2/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Pelaksanaan ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) seleksi CPNS Kabupaten Sragen yang digelar pada hari pertama Senin, (3/2/2020) diwarnai insiden komputer error atau hang.

Sebanyak 9 komputer dilaporkan mendadak eror dan tidak bisa difungsikan saat sudah memasuki sesi ujian. Beruntung insiden itu tidak sampai berakibat fatak pada pelaksanaan ujian di hari pertama tersebut.

“Tadi sempat ada 9 komputer yang error dan hang. Tapi nggak masalah karena sembilan peserta yang komputernya hang langsung kita alihkan ke komputer cadangan. Kebetulan sudah kita siapkan 10 persen komputer cadangan,” papar Kepala BKPSDM Sragen, Sutrisna, Senin (3/2/2020).

Ujian SKD hari pertama tadi digelar selama 4 sesi. Ujian dilaksanakan di gedung LKPP Gondangrejo, Karanganyar.

Sutrisna mengatakan ujian SKD hari pertama digelar selama 4 sesi sejak pagi hingga sore.

Baca Juga :  Hasil Identifikasi, Ada Luka Sobek Kepala Belakang dan Gigi Patah pada Mayat Bersimbah Darah di Gading Tanon Sragen. Polisi Ungkap Profesi Korban!

Masing-masing sesi menyediakan kuota 450 peserta. Dari 4 sesi itu hasil rekap terakhir menunjukkan total ada 64 peserta yang tidak hadir mengikuti ujian.

Berdasarkan rekapitulasi, untuk sesi pertama jumlah peserta yang tidak hadir tercatat 19 orang, untuk sesi kedua 19 orang, sesi ketiga 22 orang dan sesi terakhir 4 peserta.

“Jumlah peserta yang tidak hadir dari 4 sesi total ada 64 peserta. Dari jumlah itu ada 7 peserta yang terlambat datang sehingga juga tidak bisa mengikuti ujian,” urainya.

Sutrisna menguraikan karena tidak hadir dan tidak mengikuti ujian maka 64 peserta itu dinyatakan otomatis gagal. Sementara untuk peserta lainnya yang memenuhi passing grade SKD, maka akan dilakukan perangkingan terlebih dahulu.

Baca Juga :  Gegara Covid-19, Agenda Salat Idul Adha bersama Bupati di Alun-Alun Sragen Ditiadakan. Kepala Kemenag Tegaskan Salat Ied di Masjid Dibolehkan, di Tanah Lapang Tidak Dianjurkan!

Nantinya untuk masing-masing formasi akan diambil 3 kali jumlah formasi untuk peserta yang lolos mengikuti tahapan seleksi kompetensi bidang atau SKB.

Sehingga sekalipun lolos passing grade, hanya peserta yang masuk ranking dan masuk kuota 3 kali formasi yang berhak lolos mengikuti SKB.

“Untuk hari kedua besok akan menggelar 5 sesi ujian,” urainya.

Sutresna menambahkan secara umum pelaksanaan ujian SKD hari pertama berjalan lancar.  amun ada beberapa hal yang masih harus dikoreksi dan dilakukan pembenahan.

Seperti tempat penitipan barang antrian penitipan barang dan tempat tempat berteduh yang dinilai kurang layak.

“Tadi untuk tempat berteduh sudah sudah kita sewakan kajang sehingga tidak panas lagi,” tegasnya. Wardoyo