JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Awas, Ini Akun Cewek Penipu Asal Karanganyar Yang Nyamar Pemuda Ganteng di Facebook. Pakai Nama Dimas Tornado, DPnya Naik Trail dan Lulusan Oxford University

Akun FB Dimas Tornado (kiri) yang dibuat tersangka Yuyun (kanan). Foto kolase/Wardoyo
Akun FB Dimas Tornado (kiri) yang dibuat tersangka Yuyun (kanan). Foto kolase/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Berakhir sudah sepak terjang Yuyun Andikasari alias Novita (21). Perempuan asal Dukuh Dopo, RT 05/05 Desa Sidomukti , Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar yang ditangkap karena melakukan penggelapan dan penipuan dengan menyasar cewek-cewek jomblo dan cantik itu kini sudah mendekam di sel Mapolsek Karangmalang Sragen.

Dia menggunakan akun media sosial (medsos) Facebook dengan nama cowok dengan foto ganteng untuk membuat korban-korbannya takluk.

Yuyun menyamar sebagai pria dalam akun Facebooknya dengan nama Dimas Tornado. Lantas dia menyasar korbannya yakni cewek jomblo melalui jaring perkenalan di FB.

Dari penelusuran JOGLOSEMARNEWS.COM , akun Dimas Tornado itu memang sepintas tak terkira jika pemiliknya perempuan.

Sebab dalam foto profil atau DP akun itu memasang gambar seorang cowok berpose di atas motor trail gagah dan memakai helm keren.

Dari riwayat pendidikannya di akun itu ditulis lulusan Oxford University.

“Pelaku memang menyamar membuat akun di Facebook menggunakan nama Dimas tornado di profilnya juga memasang foto laki-laki. Kepada korbannya dia memang mengaku sudah bekerja dan mapan. Janjinya nanti kalau gajian akan dibelikan barang barang seperti boneka dan lain-lain istilahnya baru pedekate,” papar Kapolsek Karangmalang AKP Mujiono mewakili Kapolres AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo, Rabu (5/2/2020).

Baca Juga :  Tambah 6 Lagi, Kasus Covid-19 Sragen Melonjak Jadi 433 Kasus Positif Hari Ini. Tiga Orang dari Gemolong, Dua Orang Dirawat di Rumah Sakit, Total Sudah 59 Meninggal Dunia

Kapolsek menguraikan sejauh ini sudah ada 3 korban yang ditanganinya namun dari 3 kasus 3 korban itu baru 2 yang melapor. Meski demikian pihaknya masih melakukan pendalaman karena dimungkinkan masih banyak korban-korban lain yang ditipu oleh pelaku.

“Modusnya pelaku ini mengajak ketemuan kemudian berpura-pura meminjam HP lalu tidak kembali, ” tutur Kapolsek.

Salah satu korban yang melapor ke Polsek Karangmalang adalah seorang ABG cantik diketahui berinisial MPS (17). Gadis itu diketahui berasal Kampung Kadipeso RT 3/8, Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar.

Data yang dihimpun di Mapolres Sragen, Selasa (4/2/2020), aksi penipuan itu bermula dari pelaku yang mengajak kenalan korban di FB.

Setelah sekian lama berhubungan di dunia maya dan melakukan chat pribadi dengan pelaku, korban tidak sadar bahwa teman dunia mayanya itu adalah perempuan.

Hingga akhirnya pada Minggu (2/2/2020) korban masuk perangkap dan memenuhi permintaan pelaku untuk kopi darat.

Baca Juga :  Geger Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Persawahan Desa Jurangjero Karangmalang Sragen. Saat Ditemukan Dalam Kondisi Begini!

Mereka janjian bertemu di jalan umum belakang Rumah Sakit Amal Sehat alamat Kampung Taman Asri Kelurahan Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Sragen.

Setelah bertemu sekitar pukul 11.00 WIB,korban sempat ragu karena yang menemuinya seorang perempuan. Lantas pelaku mencoba meyakinkan korban bahwa hanya orang suruhan Dimas Tornadi yang diperintah menemui untuk bertemu.

Lantas mereka mengobrol dan membujuk korban untuk meminjamkan Handphonenya. Tanpa curiga, korban meminjamkan handphone miliknya begitu saja.

Setelah itu, dengan dalih pergi sebentar untuk menjemput Dimas. Rupanya itu hanyalah akal bulus pelaku karena ia memang kabur dan meninggalkan korban sendirian di lokasi.

Karena merasa sudah tertipu, lalu korban melapor ke Polsek Karangmalang. Lalu dengan cepat pelaku dijemput di rumahnya pada Senin (3/2/2020) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

”Pelaku melakukan tindak Pidana penipuan dan atau penggelapan, melanggar pasal 378  dan atau  372 KUHP. Sekarang kami terus mendalami lagi karena dimungkinkan ada korban lain. Di Polsek Karangmalang ada dua laporan,” tandas AKP Mujiono. Wardoyo