loading...
Mukafi Fadli. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Turunnya rekomendasi dari DPP PDIP yang mengusung Yuni-Suroto dinilai cukup mengejutkan PKB. Meski demikian, PKB meyakini duet PDIP dan PKB adalah komposisi ideal dan kans memenangi Pilkada Sragen 2020 sangat besar.

Hal itu diungkapkan Ketua DPC PKB Sragen, Mukafi Fadli, kepada wartawan kemarin. Saat dihubungi kepada wartawan, ia mengaku bisa memahami sikap Yuni tersebut. Pihaknya bahkan merasa terkejut rekomendasi bisa jatuh ke kader PKB.

Menurut Mukafi, tingginya popularitas dan elektabilitas Yuni saat ini, membuat mayoritas partai di Sragen berharap bisa berpasangan dengan Yuni.

“Bahwa beliau berstatement ingin dengan Mas Dedi itu ya kita sangat paham, sangat memaklumi dan berempati. Mas Dedi juga kawan kita tapi inilah kontestasi politik. Memang kami pun di PKB juga lumayan terkejut. Tapi kita juga berbangga hati kalau PKB dipilih menjadi koalisi utama, dalam hal ini diberi ruang untuk menjadi cawabup,” paparnya.

Baca Juga :  Kejutan Baru, Diantar Petinggi Golkar, Duet Pengusaha Sukiman - Mulyono Resmi Daftar ke DPD Gerindra Jateng untuk Pilkada Sragen 2020

Mukafi meyakini keputusan para petinggi di DPP PDIP menjatuhkan pilihannya dengan PKB tentu dengan banyak pertimbangan. Terlebih, melihat perolehan suara PKB dalam Pileg 2019 yang menempati posisi kedua terbanyak di Kabupaten Sragen.

Sementara, meski namanya tak banyak beredar dalam bursa cabup dan cawabup, Mukafi menilai Suroto merupakan salah satu kader terbaik partai.

Sejak awal, Suroto menjadi satu dari beberapa kader PKB yang didorong untuk mendaftarkan dalam penjaringan calon di DPC PDIP Sragen, termasuk mengikuti fit and proper di DPD PDIP Jateng.

“Jadi ini komposisi pemimpin yg ideal. Suroto juga mantan lurah, terus anggota dewan sudah tiga kali ini. Apalagi beliau punya kebersahajaan, keluarga besarnya banyak di wilayah Sragen utara.
Beliau salah satu putra terbaik di PKB dan warga Nahdliyin,” kata Mukafi.

Dengan berkoalisinya PDIP dengan PKB, Mukafi yakin kans kemenangan di Pilkada 2020 mendatang sangat besar. Pihaknya mengandalkan suara warga Nahdliyin yang selama ini memang kental menyuarakan dukungannya kepada Yuni.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Satu Pelaku Penganiayaan 2 Anggota PSHT di Mondokan Sragen. Tersangkanya Ternyata Anggota Perguruan IKSPI

“Apalagi sekarang wakilnya dari warga Nahdliyin juga. Artinya tidak ada alasan bagi para kyai dan tentu seluruh jamaahnya dan warga Nahdliyin umumnya untuk tidak mendukung,” tukasnya.

Di sisi lain, nama Suroto ternyata memang belum begitu familiar di kalangan warga Sragen. Sejumlah kalangan dan warga masih banyak bertanya-tanya sosok Suroto yang bakal mendampingi Yuni di Pilkada 2020. Wardoyo