Beranda Daerah Semarang Diklat Prajabatan CPNS K2, Wagub Jateng Minta PNS Jadi Pejahit, Bukan Obor...

Diklat Prajabatan CPNS K2, Wagub Jateng Minta PNS Jadi Pejahit, Bukan Obor Perpecahan!

Foto/Humas

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meminta para abdi negara baik Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Jawa Tengah, tidak ikut mengobarkan api yang mengakibatkan perpecahan persatuan dan kesatuan bangsa.

Sebaliknya, para PNS diminta jadi penjahit dan perekat apabila ada keretakan di lingkungan.

Wagub mengatakan akhir-akhir ini marak isu yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa. Para pegawai negeri maupun calon PNS harus dapat menjadi ‘penjahit’, sehingga dapat menyatukan berbagai perbedaan dan mempererat persatuan bangsa.

“Jangan ikut-ikutan memecah belah atau justru mengobarkan api perpecahan, dan memperuncing perbedaan,” ujar Gus Yasin, sapaannya, pada Pelatihan Dasar Golongan II dan III dan Pelatihan Prajabatan Kategori 2 (K2) CPNS Provinsi Jawa Tengah di Auditorium Sasana Widya Praja Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia  Daerah (BPSDMD) Jateng, Senin (10/2/2020).

Wagub berharap para ASN dapat mengikuti irama kerja yang sudah dibangun dengan baik, mengabaikan ego sektoral, membuktikan mampu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, serta Tetep Mboten Korupsi Mboten Ngapusi.

Baca Juga :  Era Baru PDIP Solo: Aria Bima Resmi Gantikan FX Rudy Jadi Ketua DPC PDIP 2025-2030

Ia berpesan kepada para peserta pelatihan dasar agar menjadi abdi negara yang bisa menjadi contoh dan panutan sekaligus pelayan masyarakat. Memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat memang tidak mudah, karenanya harus ada inovasi, jangan melakukan korupsi maupun pungutan liar sehingga dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat.

“Tidak kalah penting adalah terus meningkatkan kualitas pelayanan, melakukan perbaikan-perbaikan, aktif menyampaikan berbagai program pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten dan kota di Jateng,” imbuh Gus Yasin.

Menurutnya, untuk mencapai kinerja yang baik maka harus ada kerjasama yang baik antarindividu, instansi, maupun lembaga.

Hal itu karena menurut dia, pada prinsipnya manusia tidak bisa berdiri sendiri atau butuh rekan kerja, bersinergi dengan berbagai organisasi. Sehingga antara satu dengan lainnya dapat saling mengingatkan dan membantu demi kebaikan dan kemajuan bersama.

Baca Juga :  Daftar 25 Pengurus DPD PDIP Jateng 2025–2030, Mas Jekek & Etik Suryani Masuk Struktur Inti

Atas kerjasama yang baik, lanjut Wagub, berbagai penghargaan diraih Pemprov Jateng baik penghargaan tingkat regional maupun nasional.

Antara lain penghargaan atas keberhasilan menurunkan angka kemiskinan, penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pelaporan harta kekayaan, serta penghargaan lainnya. JSnews

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.