Gara-gara Jorok dan Bau, Istri Ini Nekat Ceraikan Suaminya

ilustrasi / tempo.co
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Jangan sepelekan bau badan. Baik ketika Anda sedang pendekatan maupun sudah menikah. Di India, seorang perempuan muda nekat menceraikan suaminya hanya karena suaminya jorok.

Usut punya usut, ternyata suami perempuan itu badannya amat bau karena tidak pernah mandi atau bercukur.

Dikutip dari Times of India, Soni Devi (20) dari Distrik Vaishali di Bihar, India, mengajukan gugatan cerai kepada Komisi Perempuan Negara Bagian.

Dia mengklaim bahwa suaminya tidak beretika atau perilaku yang pantas. Gugatan cerai diajukan pada 10 Januari 2020.

“Suami saya bau karena dia tidak mencukur selama hampir 10 hari berturut-turut. Apalagi dia tidak menyikat giginya,” kata Devi.

“Saya tidak ingin hidup dengan suami lagi. Saya tidak tahan lagi menanggung rasa malu,” lanjutnya.

Devi juga bersikeras bahwa suaminya mengembalikan semua barang berharga dan perhiasan yang diberikan kepadanya sebagai mas kawin.

“Kami tidak punya anak. Bahkan hubungan kita sebagai suami dan istri tidak ramah,” katanya.

Komisi perempuan telah memutuskan bahwa suaminya, Manish Ram (23) akan diberikan waktu dua bulan untuk memperbaiki perilakunya, dan jika gagal mereka akan mengambil tindakan yang sesuai atas pengaduan tersebut.

Pratima Sinha dari Komisi Perempuan Negara Bagian (SWC) menjelaskan bahwa alasan Devi untuk bercerai adalah hal yang tidak biasa.

“Saya telah memberi suaminya waktu dua bulan untuk memperbaiki caranya. Jika perilakunya tidak memuaskan setelah itu, kami akan mengambil tindakan yang sesuai dan merujuk masalah tersebut ke pengadilan keluarga untuk perceraian,” kata Pratima.

Soni mengatakan bahwa dia menikahi Manish yang bekerja sebagai tukang ledeng pada 2017. Namun, kebersihannya yang buruk membuatnya ingin bercerai.

Ketika dihubungi, Manish berkomentar bahwa dia ingin tetap bersama dengan istrinya. Dia telah mengatakan bahwa dia akan memperbaiki perilakunya agar sang istri bisa menerimanya kembali.

www.tempo.co