JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Innalillahi, Korban Kesetrum Jebakan di Persawahan Ngrampal Sragen Akhirnya Meninggal Dunia. Keluarga Sudah Legawa Buat Pernyataan Tak Menuntut Siapapun!

21778
Kondisi jenazah pemuda asal Madiun korban kesetrum jebakan tikus di persawahan Ngrampal yang akhirnya meninggal dunia di RSUD Sragen. Foto/Wardoyo
loading...
Kondisi jenazah pemuda asal Madiun korban kesetrum jebakan tikus di persawahan Ngrampal yang akhirnya meninggal dunia di RSUD Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kisah miris seorang pemuda asal Madiun, Jatim bernama Andi Nugroho (31) yang ditemukan penuh luka bakar akibat kesetrum jebakan tikus di persawahan Ngrampal, dua hari lalu, berakhir duka.

Pemuda asal Dukuh Sidomulyo RT 21/RW 09, Desa Banjarsari Kulon, Dagangan, Madiun, Jatim itu akhirnya tewas setelah dua hari menjalani perawatan.

Korban yang ditemukan warga pada Senin (17/2/2020) pagi dalam kondisi paha dan kaki penuh luka bakar itu, mengembuskan nafas terakhirnya di RSUD Sragen, Rabu (19/2/2020).

Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo melalui Kasubag Humas AKP Harno mengungkapkan korban meninggal dunia pada kemarin petang.

Sebelumnya pemuda malang itu sudah dirawat selama dua hari di RSUD Sragen. Namun karena kondisi lukanya makin memburuk akhirnya nyawa korban tak terselamatkan.

“Saat kali pertama ditemukan oleh warga di pinggir kampung Dukuh Siwalan, Desa Bandung dua hari lalu, korban masih sadar tapi kedua kakinya mengalami luka bakar serius. Kemudian dirawat dua hari dan meninggal di RSUDD Sragen,” paparnya Kamis (20/2/2020).

Baca Juga :  Jenazah Wanita Yang Tewas Mendadak di Musala SPBU Nglangon Sragen Dibawa ke RSUD Sragen. Kepala Puskemas: Tunggu Hasil Pemeriksaan!

AKP Harno menguraikan dari kejadian itu, pihak Polsek Ngrampal kemudian berkoordinasi dan menghubungi kerabat korban.

Jenazah korban kemudian diserahkan ke pihak keluarga di RSUD Sragen. AKP Harno menguraikan pihak kerabat korban juga membuat surat penyataan bahawa tidak menuntut ke pihak manapun dan menerima atas meninggalnya korban.

“Korban juga mengalami gangguan Jiwa dan dikuatkan oleh keluarga bahwa sudah lama lama korban mengalami gangguan jiwa. Yang bersangkutan sering pergi sangat lama tidak jelas,” tukas AKP Harno.

Sebelumnya, kabar kesetrum di sawah itu mendadak menjadi viral dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Data yang dihimpun, insiden kesetrum sawah itu terjadi Senin (17/2/2020) dinihari. Menurut keterangan korban, malam itu ia hendak pergi ke pasar Nglangon, Sragen.

Ia melintasi area persawahan tempat kejadian. Nahas, ia terjatuh dan kemudian kakinya menyangkut di jebakan setrum.

Anggota Polsek dan warga saat mengevakuasi korban jebakan setrum di sawah Ngrampal, Sragen, Selasa (18/2/2020). Foto/Wardoyo

Kapolsek Sragen, AKP Mashadi mengatakan Kejadian berlangsung pukul 03.00 WIB dini hari kemarin. Ceritanya korban turun dari bus di simpang empat pilangsari. Untuk menuju pasar Nglangon, korban kemudian melintasi area persawahan.

Baca Juga :  Terus Meroket, Jumlah ODP Corona Sragen Tambah 10 Orang, Jumlah PP Naik 511 Orang Jadi 2.216. Kesadaran Karantina Rendah, Bupati Sampai Ingatkan Nek Nggak Bisa Bakdo, Nggak Bisa Sungkem Wong Tuwo Lho!

Saat korban tiba di persawahan Dukuh Siwalan, Sragen Kota korban terpeleset dan kemudian merasakan kakinya tersetrum.

“Kondisi korban masih sadar, namun ia mengalami luka bakar di kedua kaki, pada bagian paha ke bawah hingga ke betis bagian belakang,” papar Kapolsek Selasa (18/2/2050).

Pukul 09.00 WIB, korban sempat berjalan ke Desa Siwalan untuk meminta pertolongan warga kampung. Sesaat kemudian ia dibawa petugas Polsek Ngrampal ke RSUD Sragen untuk mendapatkan pengobatan.

Kapolsek menambahkan, saat ini kasus tersebut masih diselidiki oleh Polsek Ngrampal selaku pemangku wilayah kejadian. Wardoyo