JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Jos Tenan, Wonogiri Raih Peringkat Ketiga SAKIP Jateng. Peroleh Predikat BB

surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM
Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Pemerintah Kabupaten Wonogiri tahun 2019 berada di peringkat ketiga se-Jawa Tengah. Wonogiri menjadi satu dari empat Kabupaten/Kota di Jawa Tengah yang memperoleh kategori BB

Penyerahan hasil evaluasi SAKIP tahun 2019 yang bertajuk SAKIP Award 2019 kepada 190 pemerintah daerah pada wilayah III dilakukan Menteri PANRB Tjahjo Kumolo, Senin (24/2/2020) di Yogyakarta.

Secara berturut-turut peringkat pertama Kabupaten Banyumas dengan nilai 73,84; Kabupaten Cilacap dengan nilai 73,19; Wonogiri dengan nilai 73,07; dan Kota Pekalongan dengan nilai 72,59. Keempat Kabupaten/Kota ini masuk kategori BB. Penilaian tersebut menunjukkan tingkat efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran dibandingkan dengan capaian kinerjanya, kualitas pembangunan budaya birokrasi dan pemerintah yang berorientasi pada hasil di Pemkab Wonogiri sudah menunjukkan hasil yang sangat baik.

“Tahun 2018 lalu, kategori Wonogiri masuk BB juga dengan nilai 70.13, berada di peringkat empat se-Jawa Tengah. Artinya, tahun 2020 ini mengalami peningkatan 2,94 nilainya. Yang harus kita maknai bahwa potret kinerja kita di tahun anggaran 2019 sudah meningkat. Maknanya, Kabupaten Wonogiri sudah melakukukan perubahan yang luar biasa,” ungkap Bupati Wonogiri, Joko Sutopo seusai menerima hasil evaluasi SAKIP.

Baca Juga :  Kabar Paranggupito Wonogiri, 175 KIS PBI Didistribusikan Bagi Keluarga Penerima Manfaat di 8 Desa

Ada lima komponen yang dinilai dalam SAKIP, yakni perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi internal, dan capaian kinerja. Bupati mengucapkan terimakasih pada jajaran OPD di Kabupaten Wonogiri dan staf nya atas komitmen bersama dalam melakukan upaya perbaikan kinerja dari waktu ke waktu dan tahapan demi tahapan.

“Kita lakukan evaluasi dan monitoring, dan hasilnya cukup luar biasa. Maka saya mengimbau sekaligus memohon kepada OPD terhadap basis kinerja yang perlu ada perbaikan baik di perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi kinerja dan capaian kinerja harus jadi satu kesatuan. Dari masing masing ada poin dan bobot penilaian, maka harus kita optimalkan salah satu langkah yang akan kita upayakan secara berkala dalam melakukan evaluasi capaian Sakip di tiap-tiap OPD,” sebut dia.

Bupati mengajak OPD untuk melakukan monitoring, dimana yang kurang maksimal akan dievaluasi, dicari persoalannya apa dan dicari solusinya. Hal itu menjadi langkah untuk perbaikan kinerja di tahun 2020.

Baca Juga :  Alhamdulillah, Bantuan Sosial Pangan Dari Pemkab Wonogiri Alias Bantuan Sapu Jagat Mulai Disalurkan Pakai Anggaran 33 M

Sementara dalam kesempatan tersebut, Menteri Tjahjo memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada pemerintah provinsi, kabupaten/kota yang mendapatkan predikat BB, A, dan AA. Karena telah bersungguh-sungguh melakukan berbagai upaya perbaikan sehingga tercipta penggunaan anggaran yang lebih efektif dan efisien.

Tjahjo berharap, pemerintah daerah dengan predikat BB dan A dapat mulai berfokus pada implementasi Performance Based Organization, termasuk upaya menciptakan reward dan punishment yang berdasar pada aspek kinerja. Implementasi SAKIP ini adalah untuk kepentingan masyarakat, bukan hanya kepentingan Pemerintah Daerah semata. Oleh karenanya, Kementerian PANRB terus mendorong seluruh instansi pemerintah untuk tidak pernah berhenti berupaya meningkatkan kualitas implementasi SAKIP. Aria

Daftar Penerima SAKIP Wilayah III
Predikat SAKIP AA :
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Predikat SAKIP A :
Provinsi Jawa Tengah
Kota Yogyakarta
Kabupaten Sleman
Kabupaten Bantul
Kabupaten Kulon Progo
Kabupaten Banggai
Predikat SAKIP BB
Kota Pekalongan
Kota Manado
Kabupaten Gunung Kidul
Kabupaten Banyumas
Kabupaten Cilacap
Kabupaten Wonogiri
Kabupaten Polewali Mandar
Kabupaten Bone Bolango
Kabupaten Sorong