JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kencing Tikus Sudah Tewaskan 5 Warga Karanganyar, Begini Cara Penularan dan Pencegahannya!

Tikus. pixabay
PPDB
PPDB
PPDB

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Wabah penyakit kencing tikus atau leptospirosis makin mengganas dan kembali merenggut korban jiwa.

Setelah kematian empat korban di Januari, kali ini, memasuki bulan kedua, satu lagi warga Karanganyar kembali meninggal terserang ganasnya penyakit itu.

Banyaknya jumlah kasus yang ditangani pada awal tahun ini menjadi perhatian khusus bagi dinas kesehatan setempat. Dinas pun menghimbau bagi warga agar selalu menerapkan pola hidup sehat.

“Kita kemarin sudah melakukan penyilidikan epidemiologi di lokasi penyebaran, kita juga lakukan sosialisasi agar warga melakukan pola hidup sehat,” papar Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Karanganyar, Katarina Iswati kepada wartawan kemarin.

Baca Juga :  Heboh Video Adegan Panas Pasangan Muda Asyik Mantap-Mantap di Kemuning Karanganyar Terungkap. Polisi Sebut Pengunggahnya Teknisi CCTV, Begini Kelanjutannya!

Katarina menguraikan Leptospirosis merupakan penyakit yang disebabkan dari kencing ataupun darah hewan pengerat ataupun sejinisnya yang terinfeksi bakteri leptospira.

Media penyebarannya bisa melalui seluruh benda yang telah tersentuh hewan yang terinfeksi bakteri tersebut.

“Penyebabnya dari bakteri ya, biasanya hewan tikus yang sudah terinfeksi. Bisa lewat urin atau darah yang menempel di semua benda,” urainya.

Baca Juga :  Serukan Saatnya Golkar Menangi Pemilu, Airlangga Hartarto: Yang Tak Bisa Satu Komando Minggir Dulu!

Lantas bagaimana pencegahannya? Katarina menguraikan ada beberapa antisipasi. Diantaranya warga harus menjaga pola hidup bersih sehat.

Yakni dengan selalu mencuci tangan sebelum mengkonsumsi makanan. Selalu menjaga kebersihan lingkungan dan segera memeriksakan diri ke tempat pelayanan kesehatan terdekat bila mengalami sakit.

“Kalau mengalami gejala panas tinggi, diare, kulit dan mata tampak kuning segera periksa ke pelayanan medis terdekat,” tandasnya. Wardoyo