JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Lagi, Ular Piton Besar Sepanjang 4 Meter Ditangkap di Sungai Garuda Sragen Malam Ini. Ditangkap oleh 5 Warga, Induknya Berukuran Sangat Besar Sempat Muncul Tapi Lolos

Penampakan ular piton berukuran hampir 4 meter yang ditangkap di bantaran Sungai Garuda di Kampung Karangdowo, Sragen Kota, Senin (24/2/2020) malam ini. Foto/Wardoyo
Penampakan ular piton berukuran hampir 4 meter yang ditangkap di bantaran Sungai Garuda di Kampung Karangdowo, Sragen Kota, Senin (24/2/2020) malam ini. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Cerita Sungai Garuda Sragen yang dipercaya sebagai habitat ular piton agaknya bukan isapan jempol belaka.

Setelah rentetan temuan ular piton berukuran besar di beberapa lokasi di sungai yang membelah jantung Kota Sragen itu, warga di tepi Sungai Garuda kembali digegerkan dengan kemunculan ular Piton berukuran besar, Senin (24/2/2020) malam ini.

Ular berukuran sepaha orang dewasa itu muncul di lubang bronjong talud di Kampung Karangdowo RT 04, Sragen Kota. Ular sepanjang hampir 4 meter itu kemudian ditangkap beramai-ramai oleh lima warga karena berukuran cukup besar.

“Barusaja sekitar jam 21.00 WIB kami tangkap bersama empat warga. Karena ukurannya besar, ditangkap satu orang nggak kuat,” papar Hanggoro Bimanis (43), warga Karangdowo, RT 4, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (24/2/2020) malam ini.

Baca Juga :  Nunggu CPNS, Hartono asal Jenar Ketiban Berkah Raih Juara I Lomba Desain Masker Yuni-Suroto. Jingle Ciptaan Warga Sukodono Raih Juara Pertama

Pria yang akrab disapa Anis itu menguraikan ular piton itu muncul saat dirinya bersama beberapa warga memancing di tepi Sungai Garuda belakang rumahnya.

Saat tengah memancing, tiba-tiba ular itu muncul dan kemudian ia memanggil warga lain untuk menangkapnya.

“Tadi pas saya mancing tiba-tiba ular itu njedul (muncul). Pas kita tangkap, posisinya pas keluar dari sarangnya di rong (lubang) bronjong talud di tepi Sungai Garuda,” tuturnya.

Foto/Wardoyo

Ia menguraikan ular piton itu menjadi yang keenam yang ditangkap di wilayahnya akhir-akhir ini. Sebelumnya, sudah ada lima ekor piton yang ditangkap di bronjong bantaran belakang Masjid Kauman di sisi timur sungai.

Anis menambahkan enam ekor yang ditangkap sejauh ini, diyakini baru anakannya. Sedangkan indukannya yang paling besar, masih bersemayam di sarangnya.

Baca Juga :  Kisah Tragis Mbah Rebo Tewas Bunuh Diri di Hari Jumat. Sempat Hilang Misterius Sejak Hari Rabu, Nggantungnya Pun Pilih di Kuburan!

Indukan yang berukuran sangat besar itu pernah muncul beberapa hari lalu, namun gagal tertangkap karena langsung menyusur ke tengah sungai.

“Indukannya itu ukurannya sangat besar. Kemarin sempat muncul tapi di tengah sungai dan nggak bisa tertangkap. Selama ini memang banyak ular piton yang bermunculan dan meresahkan warga. Karena memangsa ternak ayam milik warga,” terang Anis.

Saat ini, ular piton itu sementara diamankan di rumahnya. Pihaknya siap menyerahkan apabila ada pihak berwenang yang bersedia merawat atau melestarikan satwa langka itu untuk dikonservasikan.

“Ini sementara masih kami amankan di sangkar. Kalau ada pihak yang akan memelihara, siap kami berikan,” tukasnya. Wardoyo