JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Polres Sragen Imbau Korban-Korban Mustakim Nusantara Sakti Sragen Segera Lapor ke Polres. Tim Masih Buru Keberadaan Takim!

Para korban dugaan penipuan Mustakim, oknum karyawan dealer Nusantara Sakti Motor Sragen, saat melapor ke Polres Sragen, Selasa (11/2/2020). Foto/Wardoyo
Para korban dugaan penipuan Mustakim, oknum karyawan dealer Nusantara Sakti Motor Sragen, saat melapor ke Polres Sragen, Selasa (11/2/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Polres Sragen menyatakan masih mendalami kasus dugaan penipuan bermodus promo pembelian sepeda motor yang dilakukan oknum karyawan dealer Nusantara Sakti Motor Sragen, Mustakim.

Meski sudah ada puluhan warga yang melapor, Polres meminta masyarakat lain yang merasa menjadi korban disarankan segera melapor.

“Kami berharap kalau masih ada warga yang merasa dirugikan atau menjadi korban, segera melapor ke Polres. Dan tidak perlu resah atau melakukan aksi-aksi anarkis serta main hakim sendiri,” papar Kapolres Sragen, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo melalui Kasubag Humas, AKP Harno, Selasa (11/2/2020).

Ia mengatakan saat ini kasus tersebut masih ditangani oleh tim penyidik Satreskrim. Tambahan data atau kemungkinan korban baru, sangat diperlukan agar penanganan kasus itu bisa dituntaskan.

AKP Harno juga mengimbau kepada para korban, untuk tidak resah. Sebaliknya, ia meminta masyarakat mempercayakan penanganan kasus itu kepada pihak kepolisian dan akan ditangani secara profesional dan proporsional sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Geger Buku Modul SMP di Sragen Disusupi Soal Diduga Berbau Ajaran Komunisme, Aliansi Masyarakat Sragen Anti Komunis Demo di Depan Kantor Pemkab. Tuntut Guru Pembuat Soal Diusut Tuntas!

“Tidak perlu resah. Percayakan penanganannya kepada kepolisian. Setiap perkembangan akan kami sampaikan,” terangnya.

Ia menambahkan, saat ini tim masih mengintensifkan pendalaman laporan serta melakukan penyelidikan untuk mendeteksi keberadaan korban.

Mustakim yang dikenal sebagai karyawan bagian sales supervisor di dealer NSS Sragen dilaporkan ke Polres Sragen, Selasa (11/2/2020).

Pria asal Dukuh Mantup, Desa Bendo, Sukodono, Sragen itu dilaporkan oleh ratusan konsumen dealer Nusantara Sakti Motor Sragen yang merasa tertipu program promo yang ditawarkannya.

Dengan modus menawarkan ada promo bonus potongan harga, Takim, begitu dia dikenal, memikat ratusan konsumen. Celakanya, mereka mayoritas sudah membayar motornya secara lunas namun uangnya justru tak disetorkan ke kantor dealernya.

Ironisnya lagi, hampir sebagian besar korban adalah tetangga satu desa hingga satu kecamatan di Sukodono.

Koordinator para korban saat melapor ke Polres, Jadi (50) asal Bendo, Sukodono yang juga tetangga terlapor, mengatakan sepengetahuannya dari data sementara, ada sekitar 240 motor yang di keluarkan dari Nusantara Sakti Motor Sragen lewat program promo akal-akalan Mustakim.

Baca Juga :  Fix, Gerindra Lempar Handuk, Pasangan Sukiman-Iriyanto Hampir Pasti Batal Mendaftar di Pilkada Sragen. Rekom PKS Gagal Diraih?

Dia sendiri juga mengaku menjadi korban karena satu motor yang dibeli lewat Mustakim, juga bermasalah. Pria yang berprofesi sebagai guru itu mengaku tertarik lantaran terlanjur percaya dengan Mustakim karena tetangganya.

“Kelihatannya ada beberapa modus penipuan yang dilakukannya. Ada yang pakai modus membeli motor cash tapi dengan harga promosi tapi uangnya diduga tak disetorkan ke kantor. Misalnya dia menawarkan Honda Scoopy harga aslinya Rp 18 juta lalu ditawarkan ada promo dan dapat bonus Rp 4 juta sehingga tinggal bayar Rp 14  juta. Tapi BPKB keluarnya 1,5 tahun begitu, ternyata laporannya di kantor dibuat kredit dan tidak disetori,” terang Jadi.

Dari data sementara, korban mengalami kerugian antara Rp 40an juta hingga ratusan juta. Sehingga dengan total ratusan korban, jumlah kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Wardoyo