JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Ratusan Kondom Bekas Ditemukan Berserakan di Kamar-Kamar Rumah Prostitusi Sungai Tayu Pati. Tarifnya Rp 150.000 Sekali Main, Rp 50.000 Masuk ke Kantong Germo

Foto/Humas Polda
Foto/Humas Polda

PATI, JOGLOSEMARNEWS.COM Siapa sangka, rumah di pinggir Sungai Tayu, tepatnya di Desa Sambiroto, Kecamatan Tayu ternyata menjadi tempat prostitusi. Bahkan, disinyalir praktek esek-esek itu sudah bertahun-tahun dilakukan.

Mendapati laporan masyarakat, Satgassus Kebo Landoh Polres Pati pun bergerak cepat. Para petugas mendatangi lokasi tersebut, Senin (17/02/2020).

Kasatgassus Kebo Landoh, AKP Sugino mengungkapkan bahwa di lokasi, memang benar rumah yang terdapat sembilan kamar itu menjadi tempat prostitusi.

Baca Juga :  Pria Asal Kota Semarang Selamat setelah Tercebur ke Dalam Sumur Sedalam 30 Meter

Petugas pun berhasil mengamankan lima Pekerja Seks Komersial (PSK) yang sedari tadi menununggu pelanggan.

Tidak hanya itu, petugas juga berhasil mengamankan lelaki yang diduga member di lokalisasi tersebut.

“Untuk member sendiri, sekali kencan harus bayar Rp 150 ribu. Rinciannya Rp 100 ribu untuk PSK dan Rp 50 ribu untuk mucikari,” ungkap Kasatgassus Kebo Landoh AKP Sugino dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Tambah 7 Kasus, Total Pasien Terinfekasi Covid-19 di Kudus Capai 2.023 Orang

Dalam operasi itu, pihaknya menemukan ratusan kondom yang diduga digunakan para lelaki hidung belang ketika ngamar.

Saat ini, kondom bersama lima PSK dan seorang member dibawa ke mapolsek untuk diberikan pembinaan.

Sementara untuk mucikarinya sendiri, pada saat operasi tidak ada di lokasi. Sehingga belum bisa diamankan.

“Tadi juga ada dua PSK yang kami duga kabur dan lari ke arah timur,” imbuhnya. JSnews