JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

WNI Eks ISIS Masih Berharap Pemerintah Berubah Pikiran

ISIS Eksekusi Terduga WNI karena Sebarkan AIDS / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Meski pemerintah telah memutuskan untuk tidak memulangkan WNI eks ISIS ke Indonesia, namun mantan pendukung ISIS asal Indonesia, Aleeyah Mujahid (bukan nama sebenarnya), masih berharap pemerintah berubah pikiran.

Sebagaimana diberitakan, bahkan sebagai bentuk ketegasan pemerintah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) punya sebutan khusus untuk mereka, yakni anggota ISIS eks WNI.

Terkait hal itu, Aleeyah berharap pemerintah akan berubah pikiran terkait rencana pemulangan para WNI Eks ISIS.

Baca Juga :  Ini 9 Langkah Antisipasi LIPI Soal Pilkada di Tengah Pandemi Corona

Aleeyah yang meninggalkan Indonesia pada Desember 2015 itu  mengaku pasrah dengan keputusan pemerintah. Namun, ia berharap pemerintah berubah pikiran.

“Hari ini mereka bilang enggak, siapa tahu besok-besok ada sesuatu yang menggerakkan hatinya untuk berubah pikiran. Aku enggak tahu harus berucap apa, mungkin Allah punya rencana yang lebih baik,” kata Aleeyah lewat pesan percakapan di media sosial, Rabu (12/2/2020).

Baca Juga :  Arab Saudi Segera Buka Pintu untuk Ibadah Umroh, Kemenag Tunggu Rilis Daftar Negara yang Boleh Berangkatkan Jemaah

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md mengatakan bahwa keputusan tak memulangkan WNI eks ISIS diambil setelah pemerintah mengadakan rapat.

Alasan tak memulangkan WNI eks ISIS karena pemerintah harus memberikan rasa aman dari ancaman teroris dan virus-virus baru terhadap 267 juta rakyat Indonesia.

Menurut Mahfud, pemerintah akan mendata jumlah valid WNI eks ISIS berikut identitas mereka secara lengkap. Pemulangan anak-anak di bawah usia 10 tahun juga akan dipertimbangkan.

www.tempo.co