JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

2 Pasien Positif Corona di RSUD Moewardi Solo dan RSU Soedjono Magelang Kembali Meninggal. Total Sudah 6 Meninggal di Jateng, 40 Positif dan 294 Dirawat

Ilustrasi penanganan pasien corona virus. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi penanganan pasien corona virus. Foto/Wardoyo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Dua pasien positif corona virus atau covid-19 di Jateng kembali dilaporkan meninggal dunia, Kamis (26/3/2020).

Dua pasien itu tercatat meninggal di RSUD Moewardi Solo dan satu lagi di RSU Dr Soedjono Magelang.

Informasi tersebut terungkap dari rilis resmi Pemprov Jateng yang diunggah melalui website resmi corona.jatengprov.go.id, Kamis (26/3/2020).

Dari data terbaru yang dirilis pukul 17.00 WIB, ada tambahan kasus meninggal, ODP dan PDP di Jawa Tengah dalam sehari tadi.

Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sudah mencapai 3.638 orang, kemudian 294 orang dirawat dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Yang mencengangkan, jumlah kasus positif juga melonjak menjadi 40 orang. Dari jumlah itu, 34 masih dirawat dan 6 meninggal dunia.

34 Kasus Dirawat COVID-19 yang dirawat itu masing-masing 8 pasien di RSUP Dr. Kariadi Semarang, 5 RSUD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang dan 4 RSUD Dr. Moewardi Solo.

Baca Juga :  Pasutri Asal Mojosongo Positif Corona Setelah Beberapa Hari Nol Kasus Covid-19 di Solo

Lalu 3 di RSUD dr. R. G. Taroenadibrata Purbalingga, 3 RSUD Banyumas, 3 RSU Telogorejo Semarang, 1 RSU dr. Soedjono Magelang dan 1 RSUD Tidar Kota Magelang.

Lantas 1 RSUD Setjonegoro Wonosobo, 1 RSUD Prof. Dr. Margono Banyumas, 1 RSUD Kraton Pekalongan, 1 RSUD Kardinah Tegal, 1 RSUD dr. Soediran MS Wonogiri dan 1 RSUD Cilacap.

Sementara 6 Kasus Meninggal COVID-19 tercatat 4 orang di RSUD Dr. Moewardi Solo, 1 RSU dr. Soedjono Magelang dan 1 RSUP Dr. Kariadi Semarang. Dua pasien meninggal terbaru satu di Solo dan satu lagi di Magelang.

Tren peningkatan kasus covid-19 di Jateng yang makin meningkat itu memantik keprihatinan Gubernur Ganjar Pranowo.

“Ini harus menjadi perhatian serius kita semua. Alarm sudah berbunyi dan semakin keras dari hari ke hari. Maka saya meminta bapak ibu semakin waspada, semakin aware terhadap wabah ini. Saya ingatkan, jangan menyepelekan, jangan merasa kuat dan sehat lalu berbuat semau sendiri tanpa mengindahkan himbauan pemerintah,” papar Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Rabu (25/3/2020).

Baca Juga :  Diliputi Wajah Sedih, Keluarga 3 Korban Tewas Kecelakaan Maut Plupuh Sragen Terima Santunan Rp 150 Juta dari Jasa Raharja

Dalam arahannya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan ada penambahan pasien positif corona di Jateng dengan angka signifikan dan berharap jadi perhatian serius semua pihak.

“Boleh jadi anda kuat, anda sehat, atau imun anda bagus, sehingga meskipun tertular anda tidak merasakan gejala sakit. Tapi ketahuilah, anda tetap bisa menularkan virus ini pada orang tua, isteri, dan anak-anakmu. Jangan sampai nantinya anda menyesal, karena itu patuhi himbauan pemerintah untuk berdiam di rumah, sekali lagi berdiam di rumah; keluar hanya jika ada kepentingan mendesak, dan ingat; selalu jaga jarak serta cuci tangan setiap kali kontak atau menyentuh benda apapun di luar,” tandasnya. Wardoyo