JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Abu Vulkanik Merapi Ternyata Berbahaya dan Rawan Kecelakaan, Polres Karanganyar Langsung Kerahkan Water Canon Sisir ke Sepanjang Jalan Kota

Foto/Wardoyo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

IMG 20200303 WA0026
Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Hujan abu dampak erupsi Gunung Merapi yang melanda Karanganyar, membuat polisi setempat turun tangan.

Polres Karanganyar langsung menerjunkan kendaraan operasional water cannon untuk membersihkan abu vulkanik di sepanjang jalan Lawu Karanganyar Kota Senin (03/03/2020).

Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi, mengatakan pengerahan water canon itu dilakukan untuk meminimalisir dampak debu erupsi Gunung Merapi terhadap kesehatan masyarakat.

Selain itu kegiatan pembersihan itu juga untuk memberikan kenyamanan para pengguna jalan agar tak terimbas debu.

Menurutnya, sebanyak 6000 meter kubik air untuk membersihkan jalan Lawu dari debu vulkanik ini, dengan melibatkan Satuan Sabhara dan BPBD Karanganyar.

Baca Juga :  Diizinkan Lakukan Swab Test, RS PKU Muhammadiyah Karanganyar Malah Kebanjiran Pasien. Kamar Isolasi Covid-19 Sampai Full Pasien

Petugas dikerahkan untuk membersihkan Abu vulkanik dengan cara menyemprotkan air ke jalan dengan menggunakan kendaraan Rantis jenis AWC dan sebuah mesin pompa air.

Menurut Kapolres, kegiatan itu dilakukan juga untuk mencegah terjadinya lakalantas dikarenakan abu vulkanik yang ada di jalan.

“ Pembersihan abu vulkanik juga untuk mencegah timbulnya berbagai penyakit seperti sesak nafas, radang mata dan lain sebagainya. Mengingat Abu vulkanik yang menempel pada aspal. Apabila ada kendaraan yang lewat maka abu berterbangan, oleh karena itu harus kita dibersihkan,” paparnya kepada wartawan.

Baca Juga :  Situasi Berduka, Kapolres Karanganyar Tegas Keluarkan Peringatan. Malam Tahun Baru Diminta di Rumah Saja, Nekat Konvoi dan Kerumunan Bakal Ditindak Tegas!

Ditambahkan Kapolres, akibat erupsi gunung merapi yang menyebabkan terjadinya hujan abu ini, tidak berdampak cukup signifikan terhadap kondisi lalu lintas.

Pasalnya intensitas abu vulkanik tersebut masih relatif ingan dan tidak separah jika dibandingkan dengan di wilayah lain di radius lebih dekat dengan Merapi.

“Semua berjalan normal. Satu hal yang perlu kami sampaikan kepada seluruh warga Karanganyar, agar tidak panik dan tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa,” tukasnya. Wardoyo