JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Antisipasi Penyebaran Corona, Bupati Karanganyar Serukan Jabat Tangan Diganti Salam Hormat. Kegiatan CFD Ditiadakan, TMMD Juga Ditunda

Juliyatmono. Foto/Istimewa

loading...
Juliyatmono. Foto/Istimewa

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta masyarakat di Karanganyar untuk sementara menghentikan tradisi salaman atau berjabat tangan untuk sementara waktu.

Imbauan itu dilontarkan menyusul wabah corona virus yang terus meluas di Indonesia dan menjadi perhatian serius pemerintah. Bahkan di Solo, penyakit dengan nama virus Covid-19 itu sudah merenggut satu nyawa hingga membuat Pemkot menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) corona.

Pernyataan itu disampaikan bupati melalui rilisnya yang diunggah ke media sosial kemarin. Dalam siarannya, bupati meminta untuk sementara aktivitas berjabat tangan bisa diganti dengan salam hormat.

“Ganti salaman dengan salam hormat. Kepalkan tangan dengan siapapun dan tetap semangat menjaga kesehatan pribadi masing – masing, keluarga dan tentunya kabupaten Karanganyar,” kata Bupati.

Terkait kewaspadaan virus corona, Juliyatmono juga berharap agar masyarakat untuk tidak panik. Sebaliknya, ia meminta masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan.

Baca Juga :  Heboh Penampakan Benda Mirip Bintang di Atas Langit Sragen, Solo Raya Hingga Gunung Kidul. Tepat di Hari Raya Lebaran, Ramai Jadi Perbincangan

Salah satunya dengan menjaga kesehatan, meningkatkan pola hidup bersih sehat, dan mengkonsumsi makanan yang bergizi.

“Sesering mungkin kita lakukan cuci tangan. Silahkan beraktivitas seperti biasa dan anggap seperti tidak ada virus corona,” jelas Bupati.

Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar Sujarno, menyampaikan  Pemkab akan segera mengambil tindakan dengan menggelar rapat koordinasi.

Sejumlah kegiatan Car Free Day yang biasa di lakukan setiap Minggu pagi di Jalan Lawu, diputuskan sementara untuk ditiadakan.

Lantas kegiatan TMMD sengkuyung tahap I tahun 2020 yang akan dilakukan awal pekan depan juga dilaporkan akan ditunda untuk sementara waktu.

Kepala Disdikbud Karanganyar, Tarsa mengatakan semua sekolah juga akan diliburkan selama sepekan ke depan berlaku mulai besok. Libur itu berlaku bagi semua sekolah mulai jenjang PAUD, TK, SD dan SMP.

Baca Juga :  Kabar Baik, Karanganyar Segera Berlakukan New Normal. Bupati Sebut Perekonomian dan Sekolah Bakal Mulai Normal, Tapi Ingatkan Pandemi Covid-19 Belum Berakhir!

Mereka akan diliburkan sampai pemberitahuan selanjutnya. Selain meliburkan siswa, dinas juga memutuskan menunda kegiatan latihan ujian nasional yang sedianya akan digelar pekan depan.

Tarsa menyampaikan kegiatan latihan UN akan diundur tanggal 24 Maret 2020 mendatang.

“Peserta didik kita minta belajar di rumah sampai pemberitahuan selanjutnya. Bagi peserta didik yang latihan ujian sekolah  diundur tanggal 24 Maret 2020,” paparnya.

Untuk naskah soal yang sudah dikirim,  untuk sementara disimpan ditempat yang aman. Naskah soal itu akan dijaga ketat dan kerahasiaannya.

Merebaknya virus corona juga berdampak pada ditundanya  Ujian Sekolah (US). US akan dilaksanakan  pada tanggal 30 Maret sampai dengan  4 April 2020  juga ditunda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

“Banyak kegiatan yang ditunda. Sesuai dengan arahan Bapak Bupati, untuk sementara seluruh kegiatan kita tunda sampai ada pemberitahuan lanjutan,” terangnya. Wardoyo