loading...

SUKOHARJO (JOGLOSEMARNEWS.COM )-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memutuskan untuk menunda pelaksanaan wisuda lulusan periode III Tahun Akademik 2019/2020 yang sedianya akan dilaksanakan pada 28 Maret 2020 mendatang di Edutorium UMS. Adapun penundaan waktu wisuda untuk batas waktu yang belum ditentukan. Nantinya pihak kampus akan mengumumkan pelaksanaan wisudanya.  

Penundaan upacara wisuda tersebut sebagai langkah antisipasi terjadinya penyebaran virus Corona (Covid-19) yang saat ini terus mengancam masyarakat. Langkah yang ditempuh Kampus UMS tersebut juga termaktub dalam Maklumat UMS yang dikeluarkan Rektor UMS Prof Dr Sofyan Anif, M.Si untuk menyikapi meningkatnya penyebaran virus corona di tanah air, khususnya di wilayah Solo dan sekitarnya.

Baca Juga :  2 Pedagang Pasar Burung Depok Reaktif Rapid Tes Corona, Diminta Isolasi Mandiri Sembari Tunggu Hasil Tes Swab

“Untuk wisuda Periode III Tahun Akademik 2019/2020 yang akan dilaksanakan tanggal 28 Agustus 2020 diputuskan kita tunda untuk batas waktu yang belum ditentukan. Sambil menunggu situasi kondusif demi menjaga kesehatan kita bersama,” ungkap Rektor UMS, Prof Dr Sofyan Anif, M.Si.

Ditambahkan Sofyan Anif,  setelah tanggal 28 Maret 2020 mahasiswa bisa mengambil copy ijazah dan legalisirnya di fakultas masing-masing. Rencananya lebih dari 1.000 lulusan  UMS yang akan diwisuda akhir Maret tersebut.

Baca Juga :  Alumni FH UNS Sumbang APD RS UNS, Rektor UNS: Terima Kasih, Kami Tidak Lihat Jumlahnya Tapi Niat dan Kepeduliannya

Sofyan menambahkan penundaan wisuda itu sebagai tindak lanjut dari edaran sebelumnya yang dikeluarkan dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus corona. Keputusan diambil setelah mempertimbangkan berbagai hal termasuk masukan dan pertimbangan-pertimbangan dari berbagai pihak.

Ia berharap semua pihak terkait khususnya para wisudawan bisa memaklumi kondisi tersebut. Apa yang dilakukan pihak kampus UMS semata-mata untuk kebaikan semuanya. “Mari kita berdoa kepada Allah SWT agar persoalan ini bisa segera teratasi, dan kita sama-sama berihtiar menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat dan tetap mengedepankan saran-saran dari para ahli untuk mengatasi virus corona ini,” ungkapnya.  (Prihatsari)