JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kabar Baik, DPRD Sragen Gagas Pembangunan Sirkuit Bertaraf Nasional di Sragen Utara. Sejumlah Fasilitas Olahraga Bakal Dibenahi

Alianta Wiguna Hapsoro, pebalap cilik berusia 4 tahun asal Saradan, Sragen saat latihan dengan motor mini GP miliknya di halaman kantor DPRD Sragen, Senin (29/7/2019). Foto/Wardoyo

loading...
Alianta Wiguna Hapsoro, pebalap cilik berusia 4 tahun asal Saradan, Sragen saat latihan dengan motor mini GP miliknya di halaman kantor DPRD Sragen, Senin (29/7/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM DPRD Sragen menggagas pembangunan sirkuit di wilayah Sragen. Selain itu, sejumlah fasilitas olahraga dan GOR juga akan ditata dan dimaksimalkan demi peningkatan prestasi sekaligus pendapatan daerah.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Sragen, Suparno saat ditemui JOGLOSEMARNEWS.COM di ruang kerjanya, Selasa (17/3/2020). Ia mengatakan usulan pembangunan sirkuit itu merupakan satu dari sekian usulan yang diajukan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbangda) Kabupaten Sragen tahun 2020 yang digelar di pendapa Rumdin Bupati Sragen kemarin.

“Kalau untuk infrastruktur kami rasa sudah 80 persen bagus dan tinggal 20 persen nanti sambil jalan. Makanya sekarang mulai kita arahkan untuk pengembangan dan penataan fasilitas publik yang bisa mendatangkan sumber pendapatan baru bagi daerah. Salah satunya kita usulkan agar Sragen dibangun sirkuit,” paparnya.

Legislator asal PDIP itu menguraikan sirkuit yang dimaksud adalah sirkuit multifungsi yang bisa digunakan untuk road race dan balapan lainnya.

Baca Juga :  Kabar Duka Sragen, Kakek 70 Tahun PDP Corona Kembali Meninggal Dunia. Berasal dari Sambungmacan, Jadi Korban Meninggal ke-18

Menurutnya, sirkuit yang dibangun diwacanakan berskala nasional sehingga punya prospek yang baik.

“Rencana kami, sirkuit itu nanti bisa dibangun di Utara Bengawan. Konsepnya nanti disiapkan, yang jelas sirkuitnya bisa untuk balapan road race dan lainnya,” terangnya.

Ia menyadari pembangunan sirkuit itu akan membutuhkan banyak anggaran. Mengingat kemampuan keuangan daerah, nantinya akan diupayakan agar mendapat dukungan dana dari pemerintah pusat.

Lebih lanjut, Suparno menguraikan gagasan membangun sirkuit itu salah satunya karena tingginya animo masyarakat utamanya kawula muda Sragen terhadap kegiatan otomotif.

Suparno. Foto/Wardoyo

Keberadaan sirkuit nantinya diharapkan bisa mewadahi talenta-talenta muda serta menekan aktivitas negatif seperti balapan liar.

“Lebih dari itu, adanya sirkuit itu nanti akan bisa menjadi salah satu alternatir sumber pendapatan daerah. Berkaca dari Boyolali yang sudah lebih dulu punya sirkuit, ternyata setiap kali menggelar event, pemasukannya sangat besar dan luar biasa antusias masyarakatnya. Dengan begitu maka akan bisa menambah potensi pendapatan daerah tapi tanpa membebani masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga :  Jenazah Satpam Cantik PT PAN Brothers Sragen Akhirnya Ditemukan Mengambang di Bengawan Solo Desa Sribit. Saat Ditemukan Posisinya Masih Pakai Seragam Lengkap

Selain itu, ia memandang dengan adanya sirkuit juga akan memberikan multiplier effect terhadap ekonomi kerakyatan. Yakni warga di sekitar sirkuit akan bisa terangkat melalui usaha misalnya jualan makanan dan sebagainya.

“Mudah-mudahan nanti bisa terealisasi. Yang jelas semangat kami untuk memberdayakan potensi yang ada untuk menambah pendapatan daerah, menggerakkan ekonomi rakyat dan mewadahi hobi anak muda,” tukasnya.

Suparno menambahkan, usulan lain yakni penataan sejumlah sarana olahraga dan stadion yang ada. GOR Diponegoro, Stadion Taruna dan beberapa sarana olahraga yang ada, akan ditata dan diperlengkap debgan sarana maupun fasilitas agar lebih bagus lagi.

“Seperti lapangan Sine dulu pernah disewa oleh PJKA ternyata tidak dikembalikan lagi. Termasuk sarana olahraga lain seperti GOR, kan beberapa cabor belum ada venue-nya. Termasuk nanti kita lengkapi sarana olahraga bagi teman-teman kaum disabilitas,” tandasnya. Wardoyo