JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Karaoke dan Tempat Nongkrong di Wonogiri Dioprak-oprak, yang Nekat Kongkow Diminta Pulang dan Terapkan Social Distancing

surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Aksi penekanan social distancing digelar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Covid-19 Kabupaten Wonogiri, sejak Selasa (24/3) hingga Rabu (25/3/2020) dinihari.

Aksi diikuti Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing,Dandim 0728 Wonogiri Letkol Inf Imron Masyhadi, Kasatpol PP Wonogiri Waluyo. Jumlah personil yang tergabung dalam kegiatan sebanyak 65 orang dari personil Polres Wonogiri Kodim 0728 Wonogiri, Satpol PP dan BPBD Wonogiri.

Kabagops Kompol Agus Pamungkas, mengatakan kegiatan dilanjutkan dengan patroli gabungan berupa penyampaian tentang social distancing. Meliputi menjauhi segala bentuk perkumpulan, menjaga jarak antar manusia, menghindari pertemuan yang melibatkan banyak orang.

Baca Juga :  Pasar Purwantoro Wonogiri Jadi Sasaran Rapid Test Corona, Puluhan Pedagang Hingga Juru Parkir Dapat Giliran Tes Cepat

“Terutama kepada warga yang masih terlihat bergerombol,” kata dia.

Adapun rute pelaksanaan patroli start dari Pendopo Kabupaten Wonogiri – Ponten – Kedai Kopi Toejoe Toejoe – Klampisan – Pringondani – Gudang Seng – Tugu Kalpataru – Karaoke Skafire dan Karaoke Permadani Desa Sendang.

Baca Juga :  Alhamdulillah, Bantuan Sosial Pangan Dari Pemkab Wonogiri Alias Bantuan Sapu Jagat Mulai Disalurkan Pakai Anggaran 33 M

Di sepanjang perjalanan dilaksanakan imbauan social distancing oleh Satbinmas Polres Wonogiri dengan menggunakan pengeras suara yang terpasang di mobil dinas.

Hasilnya, tempat Karaoke Safire dan Permadani di Desa Sendang tidak operasional lagi sudah tutup sesuai himbauan dari pemerintah daerah. Sedangkan di Kedai Kopi Toejoe Toejoe Klampisan Kecamatan Selogiri masih terdapat beberapa anak muda yang nongkrong dan telah diberikan himbauan untuk segera pulang. Aria