JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kecelakaan Maut di Pertigaan Jatipuro Karanganyar, Kijang Ugal-Ugalan Hantam Scoopy. Dua Orang Tewas Dengan Luka Parah Bagian Kepala

Ilustrasi kecelakaan maut korban tewas. Foto/JSnews

loading...
Ilustrasi kecelakaan maut korban tewas. Foto/JSnews

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Kecelakaan maut terjadi di Simpang Tiga Dusun Kenanti, Desa Jatisuko, Jatipuro, Karanganyar. Dua orang pengendara dan pembonceng motor tewas mengenaskan dalam insiden itu.

Kecelakaan itu melibatkan mobil Kijang AD 8428 ER dengan sepeda motor Honda Scoopy AD 6357 AMF. Berdasarkan identitas di kepolisian, korban tewas diketahui bernama Yanto (42) dan Sri Paramita (35).

Keduanya adalah pengendara dan pembonceng Honda Scoopy. Data yang dihimpun, kecelakaan terjadi Jumat (20/3/2020) pagi sekira pukul 06.30 WIB.

Baca Juga :  70 % Bukan Asli Karanganyar, Disdag Belum Izinkan PKL Plaza Alun-Alun Beroperasi. Ini Alasannya!

Kronologinya, kecelakaan bermula ketika mobil Kijang yang dikemudikan warga Wonogiri, Sutarno (48) melaju dari selatan arah Jatipuro menuju ke utara arah Jumantono.

Sementara, dari arah berlawanan, melaju sepeda motor Scoopy yang dikendarai Yanto dan Sri. Sesampai di lokasi kejadian, mendadak mobil Kijang melaju terlalu ke kanan.

Karena jarak terlalu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan. Mobil menghantam sepeda motor dari arah belawanan dengan cukup keras.

Kedua pengendara sepeda motor langsung terpental dan tertabrak hingga mengalami luka pada bagian kepala dan meninggal dunia.

Baca Juga :  Kronologi Kecelakaan Maut Truk Ringsek Gasak Tronton di Tol Soker Sragen Tewaskan Mahasiswa Jember. Truk Mendadak Hilang Kendali Lalu...

Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi melalui Kanit Laka, Iptu Sutarno saat dihubungi wartawan membenarkan kejadian itu.

“Sopir sempat dirawat di Puskesmas Jatipuro tapi akhirnya dirujuk ke RSUD Karanganyar,” paparnya.

Menurutnya, jenazah dua pengendara sepeda motor tersebut sudah divisum dan pihaknya sudah menghubungi keluarga yang bersangkutan.

Pihaknya saat ini masih mendalami keterangan dari pihak sopir terkait kecelakaan tersebut. Wardoyo