JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kejutan Baru, Diantar Petinggi Golkar, Duet Pengusaha Sukiman – Mulyono Resmi Daftar ke DPD Gerindra Jateng untuk Pilkada Sragen 2020

Dua tokoh pengusaha sukses asal Kedawung dan Gemolong (Sukiman-Mulyono) saat mendaftar sebagai pasangan Cabup-Cawabup ke Gerindra Jateng didampingi petinggi Golkar Sragen dan Jateng. Foto/Istimewa

loading...
Dua tokoh pengusaha sukses asal Kedawung dan Gemolong (Sukiman-Mulyono) saat mendaftar sebagai pasangan Cabup-Cawabup ke Gerindra Jateng didampingi petinggi Golkar Sragen dan Jateng. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Santer dikabarkan siap maju Pilkada Sragen 2020, dua tokoh pengusaha kelahiran Sragen, Sukiman dan Mulyono membuat kejutan dengan mendaftar ke DPD Partai Gerindra Jawa Tengah.

Keduanya mendaftar ke DPD dengan komposisi Sukiman sebagai Bakal Calon Bupati (Cabup) dan Mulyono sebagai Bakal Calon Wabup (Cawabup).

Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , kedua tokoh pengusaha sukses kelahiran Kedawung dan Gemolong itu mendaftar ke kantor DPD Gerindra Jateng di Semarang dengan diantar petinggi Partai Golkar baik dari DPD Golkar Sragen maupun DPD Golkar Jawa Tengah.

Yang mengantar di antaranya Ketua Harian DPD Golkar Jateng, Iqbal Wibisono didampingi Plt Ketua Harian DPD Golkar Sragen, Anton Lami Suhadi bersama sejumlah pengurus Golkar Sragen lainnya.

Di Kantor Gerindra Jateng, mereka diterima Sekretaris DPD Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro, Bendahara DPD Heri Pujiatmoko dan petugas sekretariatan.

Di kantor DPD Gerindra, kedua tokoh itu menyerahkan berkas lamaran berikut persyaratan ke pengurus Gerindra Jateng.

Sekretaris DPD Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro membenarkan kedatangan dua tokoh pengusaha Sragen, Sukiman dan Mulyono itu. Ia juga tak menampik bahwa keduanya memang mendaftar ke DPD Gerindra Jateng untuk maju Pilkada Sragen 2020.

Baca Juga :  Terungkap, Ini Akun Yang Bajak Whatsapp Sejumlah Kades di Sragen Resah dan Minta Ditransfer Uang Jutaan. Ternyata Pasang Profil Menyentuh!

“Iya itu sudah hari Selasa kemarin. Kebetulan waktu itu yang menerima tidak hanya saya tapi ada pengurus yang lain juga. Pak Sukiman dan Mas Mulyono memang mendaftar ke DPD karena kebetulan pendaftaran di DPC kan sudah tutup. Pak Sukiman mendaftar untuk posisi Bakal Cabup, Mas Mulyono Bakal Cawabup,” papar Sriyanto kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (29/3/2020).

Ia mengatakan Sukiman dan Mulyono datang mendaftar dengan diantar petinggi Golkar Sragen maupun Jateng.

Di antaranya Ketua Harian DPD Golkar Jateng, Iqbal Wibisono bersama Anton Lami Suhadi dan beberapa pengurus Golkar Sragen. Juga ada beberapa tokoh politik Sragen lainnya.

“Yang daftar ke DPD Gerindra dua-duanya (Sukiman dan Mulyono). Kebetulan Mas Mulyono itu kan mantan Caleg Gerindra Provinsi, karena dulu pernah yaleg otomatis bisa dikatakan dia adalah kader Gerindra. Karena syarat nyaleg kan harus punya KTA,” terang Sriyanto.

Lebih lanjut, anggota DPRD Provinsi Jateng Dapil Jateng VI itu menjelaskan selain mendaftar, kedatangan keduanya juga untuk kepentingan bersilaturahmi politik.

Baca Juga :  289 Warga di Kecamatan Sambirejo Sragen Dirapid Test Covid-19, Hasilnya Satu Orang Dinyatakan Positif. Camat Hingga Kades Juga Ikut Dirapid

Menurutnya, komunikasi politik dan silaturahmi secara prinsip sah-sah saja. Hal itu juga sekaligus menampik kabar yang sebelumnya santer beredar bahwa Gerindra sudah menerbitkan rekomendasi untuk calon petahana di Sragen.

“Kalau dulu sudah beredar bahwa Gerindra sudah ada rekom, kan nyatanya belum. Nah, tugas kami di DPD adalah menampung, kita dalami untuk selanjutnya kita sampaikan ke DPP. Soal siapa nanti yang dapat rekom kami enggak tahu. Itu kewenangan DPP,” terangnya.

Sriyanto menegaskan bahwa siapapun nanti yang mendapat rekomendasi, kewajiban dari partai adalah mengamankan dan memenangkan calon yang direkom DPP.

“Dan yang perlu digarisbawahi sampai hari ini, kami belum tahu siapa yang dapat rekom,” tandasnya.

Terpisah, Ketua Harian DPD Golkar Jateng, Iqbal Wibisono tidak menampik bahwa pihaknya memang mengantar Sukiman dan Mulyono melamar ke DPD Gerindra Jateng.

Namun ia enggan membeberkan lebih detail perihal agenda tersebut.

“Komunikasi politik kan boleh-boleh saja. Yang jelas pada intinya ya seperti apa yang disampaikan Pak Sriyanto itu,” tukasnya. Wardoyo