JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kesaksian Warga, Leher Mayat Telanjang di WKO Sumberlawang Ditemukan Ada Jeratan Tali Rafia dan Lidahnya Menjulur

Tim Polsek Sumberlawang bersama tim PMI dan PSC 119 saat mengevakuasi jasad tanpa busana di perairan WKO Sragen, Minggu (8/3/2020) siang. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim Polsek Sumberlawang bersama tim PMI dan PSC 119 saat mengevakuasi jasad tanpa busana di perairan WKO Sragen, Minggu (8/3/2020) siang. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Mayat tanpa busana yang mengapung di perairan waduk kedung ombo (WKO) sebelah barat kawasan Gunung Kemukus, Desa Pendem, Sumberlawang Minggu (8/3/2020) pagi ditemukan ada jeratan tali rafia.

Fakta itu diungkapkan oleh warga yang mengetahui di lokasi kejadian. Kades Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Sunarto mengungkapkan saat dilakukan evakuasi, kondisi mayat tersebut ditemukan ada jeratan tali rafia di lehernya.

“Iya tadi di lehernya ada jeratan tali rafia. Lalu lidahnya juga menjulur. Kondisinya sudah mengeluarkan bau menyengat,” papar Sunarto yang ikut mendampingi tim Polsek Sumberlawang melakukan evakuasi, Minggu (8/3/2020) siang.

Mayat berjenis kelamin pria itu juga ditemukan dalam kondisi tanpa busana. Saat ditemukan mayat itu dalam posisi telungkup di perairan.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 di Pantirejo Sukodono Sragen Meluas Usai Sopir Minibus Meninggal Positif. Istri dan 2 Anaknya Juga Positif, 11 Warga Diswab, Yang Lain Masih Tunggu Hasil

Menurut Sunarto, kondisi mayat mengeluarkan bau menyengat dan baunya tercium dari jarak sekitar 15 meter.

“Dari kejauhan sudah tercium baunya menyengat,” terangnya.

Penemuan mayat itu diketahui sekitar pukul 08.30 WIB oleh salah satu warga setempat. Temuan mayat kemudian dilaporkan ke pihak desa dan diteruskan ke Polsek.

Kapolres Sragen, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo melalui Kapolsek Sumberlawang, AKP Fajar Nur Ihsanudin menyampaikan mayat tersebut kali pertama diketahui oleh Gimin (54)
warga Dukuh Pendem, RT 013, Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang.

Kronologinya, pagi tadi, Gimin hendak berangkat ke WKO untuk mencari ikan dengan cara menjaring. Sesampai di lokasi kejadian, ia yang menaiki perahu tiba-tiba dikejutkan dengan penampakan sesosok mayat yang mengapung di perairan.

Baca Juga :  Trauma Perpecahan, DPD Golkar Jateng Serukan Musda Semua Daerah Harus Aklamasi. Juliyatmono: Kalau Rivalitas Nggak Dikendalikan, Golkar Makin Habis!

Kemudian ia segera memberitahu temannya dan diteruskan ke Kades dan Polsek.

“Tak lama setelah menerima laporan, kami bersama tim langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan identifikasi korban. Jenasah korban langsung dibawa ke RSUD Sragen. Saat ini masih dilakukan identifikasi,” papar AKP Fajar.

Perihal penyebab kematian, menurutnya juga masih dalam penyelidikan. Dari hasil pemeriksaan, diduga usia korban sekitar 40 tahun dan diperkirakan meninggal kurang lebih 4 hari.

Dari hasil identifikasi diketahui jasad diketahui berjenis kelamin laki-laki dewasa. Kemudian jenasah tidak memakai busana dengan tinggi badan sekitar 170 cm. Wardoyo