JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Mirip Video Viral Vina Garut, Ditemukan Ratusan Video Adegan Ranjang di Kasus Istri Cantik asal Jenawi Karanganyar Yang Dijual Suaminya Untuk Layani 3 sampai 4 Pria. Penasaran?

Ilustrasi adegan video asusila satu wanita dengan banyak pria di Vina Garut. Foto/Istimewa

IMG 20200322 223354

Ilustrasi adegan video asusila satu wanita dengan banyak pria di Vina Garut. Foto/Istimewa

TUBAN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kasus suami asal Jenawi, Karanganyar berinisial AEM (28) yang tega menjual istrinya untuk melayani hubungan intim 3 sampai 4 pria dan tertangkap di Tuban, Jatim, menguak fakta mengejutkan.

Saat diperiksa Polres Tuban, polisi menemukan ratusan video adegan ranjang sang istri ketika konser melayani 3 sampai 4 pria sekaligus di atas ranjang.

Video itu mirip kasus Vina Garut 1 wanita lawan 4 pria seranjang yang kemudian juga diproses polisi.

Transaksi suami jual istri di Tuban ini dilakukan di sebuah hotel. Sang suami berinisial AEM (28) sebelumnya menjajakan istrinya melalui media sosial Twitter.

Baca Juga :  DPRD Karanganyar: Kami Heran Petani Benar-Benar Menjerit Pupuk Langka, Tapi Dinas Bilang Stok Aman-Aman Saja!

Proses prostitusi yang dijalankan AEM itu juga mirip dengan kasus video Vina Garut yang sempat menghebohkan masyarakat tersebut.

Bagaimana tidak, dari ponsel pelaku (suami VA), polisi menemukan ratusan adegan ranjang. Bahkan, tak sedikit adegan itu diperankan 1 wanita lawan 3 pria.

Sementara, kasus suami jual istri di Tuban ini memang tak seheboh kasus Vina Garut.

Namun, perbuatannya menjual istrinya sendiri, apalagi seranjang dengan empat pria bisa menghenyakkan hati orang yang mengetahuinya.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Meledak, DPRD Karanganyar Tuding Pemkab Setengah Hati. Berkoar Minta Tegakkan Disiplin, Tapi Hajatan Abaikan Prokes Masih Dibiarkan Tanpa Tindakan!

Di usia perkawinannya yang belum sampai tiga tahun, AEM justru nekat menjual istrinya.

Alasannya pun tak patut, yakni karena faktor ekonomi hingga nekat menjual istrinya sendiri.

Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan pria asal Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah itu bakal dijerat dengan UU ITE dan pasal 296 KUHP dan pasal 506 KUHP, ancaman pidana enam tahun penjara.

Sementara dari pengakuan AEM, ia telah sembilan kali melakukan transaksi prostitusi itu. Sekali transaksi, tarif istrinya sebesar Rp 1,5 juta.

www.tribunnews.com