JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Sejumlah Kampung di Karanganyar Kota Rame-Rame Lakukan Lockdown Lokal. Minta Perantau Yang di Luar Kota Jangan Pulang Dulu

Sebuah poster bertuliskan isolasi lokal terpampang menutupi jalan masuk dan gapura di Kampung Tegalarum, Jaten, Karanganyar Kota, Minggu (29/3/2020). Foto/Wardoyo

loading...

Sebuah poster bertuliskan isolasi lokal terpampang menutupi jalan masuk dan gapura di Kampung Tegalarum, Jaten, Karanganyar Kota, Minggu (29/3/2020). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Melonjaknya jumlah kasus corona seiring datangnya pemudik, membuat psikis warga di kampung mulai terdampak.

Khawatir terimbas penyebaran corona, sejumlah kampung di Karanganayar, mulai melakukan isolasi local.

Seperti yang dilakukan oleh warga Kampung Tegal Arum, Kelurahan Cangakan, Karanganyar Kota.

Jalan masuk utama menunju ke pemukiman warga, ditutup menggunakan poster yang bertuliskan “ Tegal Arum Isolasi Lokal, Lock Down # Dirumah Saja# Tolak Covid-19.

Penutupan hanya dilakukan di pintu masuk utama dan akan dilakukan selam 14 hari ke depan. Untuk aktivitas waraga, masih bisa dilakukan melalui jalan yang berada disisi Timur dan Selatan pemukiman.

Tidak hanya Kampung Tegal Arum, Dusun Kuniran, Desa Jaten, juga melakukan hal yang sama. Namun warga hanya memasang portal saja dan tak menutup total.

Ketua RT 01/Rw 13, Kampung Tegal Arum, Winarno, Minggu (29/03/2020) mengatakan isolasi local ini dilakukan berdasarkan hasil rapat dengan seluruh warga sebagai salah satu langkah antisipasi penanggulangan virus Corona (Covid-19).

Baca Juga :  50 Karyawan dan Kasir Indogrosir Karanganyar Mendadak Dirapid Test Covid-19. Total 442 Orang di 8 Supermarket dan Pasar Juga Dirapid Test, 222 Orang Hasilnya Sudah Keluar!

Menurutnya saat ini penyebaran Covid-19, sangat cepat. Untuk itu seluruh lapaisan masyarakat di karanganyar dapat melakukan berbagai antisipasi.

“Isolasi lokal ini hasil rapat bersama warga agar tidak tidak terimbas dari Covid-19. Sebelumnya, kami juga melakukan penyemprotan ke rumah warga dengan menggunakan caairan disinfektan agar saudara-saudara kita tidak terpapar,” papar Winarno, Minggu (19/03/2020).

Winarno berharap, isolasi lokal ini, dapat mengurangi resiko terpapar virus yang mematikan ini. Ditambahkan, bagi warganya yang saat ini masih berada di luar Karangnyar, dihimbau untuk tidak pulang terlebih dahulu.

“Ada sebagian yang merantau, sampai hari ini belum ada yang pulang. Saya menghimbau, kalau ada yang pulang saya suruh tes kesehatan dulu baru bisa masuk ke kampung, karena kasihan keluarganya dan warga jika nantinya terpapar Covid-19. Apalagi warga yang merantau ini berada di wilayah terdampak,” tandasnya.

Baca Juga :  New Normal, Ribuan Pengunjung Langsung Serbu Tawangmangu Karanganyar. Ratusan Orang Diminta Putar Balik Karena Tak Pakai Masker

Menyikapi sebagian kampung yang mulai melakukan isolasi lokal, anggota DPRD Karanganyar, Supriyanto, mengatakan, untuk menekan penyebaran Covid-19 ini, semua pihak harus bergerak bersama-sama.

Isolasi lokal yang mulai dilakukan warga, menurutnya merupakan peran aktif dari masyarakat dalam hal pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Isolasi lokal merupakan peran aktif masyarakat. Semua harus berperan dan responsive mengingat semakin meningkatnya ODP di Karanganyar,” ungkapnya.

Supriyanto menambahkan, yang ditunggu saat ini adalah sikap dari pemerintah desa sendiri yang masih ragu untuk mengalihkan anggaran yang akan digunakan untuk pencegahan Covid-19.

“Saya selalu mendorong agar tidak ragu mengalihkan anggaran untuk pencegahan Covd-19. Ayo kita bergerak bersama, sehingga Covid-19 ini tidak semakin menyebar,” kata dia. Wardoyo