loading...

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta masyarakat tidak panik menanggapi kasus pasien Corona yang meninggal di RSUD Moewardi. Terkait itu, pihaknya meminta masyarakat untuk melakukan laporan tertutup jika merasa pernah berhubungan dengan pasien atau keluarga.

“Saya meminta kepada masyarakat yang merasa pernah berhubungan dengan pasien Corona tersebut atau keluarganya, bisa melapor kepada pihak terkait. Melapor baik-baik, secara tertutup. Kita akan pro aktif untuk membantu memeriksa,” ujarnya saat mengunjungi Solo, Jumat (13/3/2020) siang.

Baca Juga :  Pemudik yang Ingin ke Balik ke Jakarta Harus Punya Surat Izin Keluar Masuk (SIKM), Begini Cara Buatnya Secara Online

Ganjar sendiri mengaku belum mendapatkan data detil terkait pasien yang meninggal di RSUD Moewardi positif Corona.

“Nanti data lengkapnya akan kami share ke publik,” tegasnya.

Namun demikian, Ganjar mengaku telah melakukan tracking terlebih dulu terkait dengan pasien tersebut.

Baca Juga :  KAI Daops IV Yogyakarta Perpanjang Pembatalan Operasional KA Reguler Jarak Jauh Hingga 30 Juni 2020

“Sebenarnya dari kemarin kita juga sudah lebih dulu melakukan tracking, kepada keluarganya dan lainnya. Maka saya butuh bantuan masyarakat di sini. Untuk membantu, mengetahui siapa bertemu dengan siapa, ndak usah takut,” tukasnya. Prihatsari