JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Waspada Corona, Bupati Karanganyar dan Semua Pejabat serta DPRD Diperiksa Suhu Tubuh Sebelum Sidang Paripurna. Begini Hasilnya!

Petugas memeriksa suhu tubuh pejabat saat hendak masuk ke ruang sidang paripurna di DPRD Karanganyar, Senin (16/3/2020). Foto/Wardoyo

loading...
Petugas memeriksa suhu tubuh pejabat saat hendak masuk ke ruang sidang paripurna di DPRD Karanganyar, Senin (16/3/2020). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Mewabahnya corona di beberapa daerah di Indonesia dan status KLB di Solo, membuat Pemkab Karanganyar pun menerapkan standar antisipasi lebih ketat.

Salah satunya, dengan memeriksa suhu tubuh semua pejabat saat memasuki ruangan sidang paripurna di DPRD, Senin (16/3/2020) tadi.

Pemeriksaan dilakukan di pintu masuk ruang sidang paripurna yang menggelar agenda laporan keterangan pertanggujawaban Bupati Karanganyar tahun 2019, di gedung DPRD setempat.

Dibagian loby gedung wakil rakyat tersebut disediakan cairan antiseptik pembersih tangan.

Baca Juga :  New Normal, Semua PNS Karanganyar Bakal Masuk Kembali Pada 8 Juni 2020. Bupati Isyaratkan Akan Diterapkan Beberapa Aturan Baru!

Pantauan di DPRD, saat pelaksanaan sidang paripurna mendengar penjelasan bupati Karanganyar mengenai LKPJ tahun 2019, semua hadirin mulai bupati, wabup dan semua legislator terlihat membasuh tangan dengan antiseptik sebelum masuk ruangan.

Selain itu baik bupati dan seluruh unsur Forkompida serta anggota DPRD, sebelum memasuki ruang rapat paripurna juga dilakukan pemeriksaan suhu tubuh.

Pemeriksaan dilakukan oleh petugas medis dengan menggunakan alat thermometer infrared.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Katarina Iswati, mengatakan hasil pemeriksaan suhu menunjukkan suhu badan rata-rata normal antara 36°-37° C.

Baca Juga :  70 % Bukan Asli Karanganyar, Disdag Belum Izinkan PKL Plaza Alun-Alun Beroperasi. Ini Alasannya!

“Dari hasil pemeriksaan, suhu tubuh mulai dari bapak bupati, wakil bupati, Forkompinda semua anggota DPRD dalam batas normal,” paparnya kepada wartawan.

Katarina menguraikan sesuai protap, kalau dalam pemeriksaan ditemukan suhu tubuhnya melebihi normal, maka akan langsung dievakuasi ke rumah sakit.

“Itu untuk pengecekan lebih lanjut,” ujar Katarina. Wardoyo