JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

8 Warga Karanganyar Meninggal Terkait Covid-19, Jumlah Warga Positif 9 Orang dan 36 PDP. Bupati Minta Warga Tetap Waspada!

Bupati Juliyatmono. Foto/Wardoyo
Bupati Juliyatmono. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 di Karanganyar masih mencatatkan tren memprihatinkan.

Hingga Jumat (24/4/2020), total sudah ada 9 warga Karanganyar yang dinyatakan positif Covid-19.

Dari 9 warga tersebut, dua diantaranya meninggal dunia, yakni warga Desa Sewurejo, 1 dinyatakan sembuh yakni warga Desa Paulan.

Enam warga masih menjalani perawatan, masing-masing berasal dari Kauman Karanganyar kota, satu  warga dari Desa Gajahan Colomadu, satu warga Desa Wonorejo, Gondangrejo.

Kemudian satu warga Desa Sroyo Jaten,satu warga Desa Baturan, Colomadu, serta satu warga Desa Banjarharjo, Kebakramat .

Baca Juga :  Kunjungi Karanganyar, Wakil Gubernur Taj Yasin Ungkap Pemicu Mengapa Jumlah Kematian Pasien Positif Covid-19 di Jateng Melonjak Tajam!

Dari website covid19.karanganyarkab.go.id, hingga Jumat (24/4/2020) petang ini pukul 18.00 WIB, total warga meninggal sudah mencapai delapan orang.

Rinciannya, dua orang berstatus ODP, empat PDP dan dua kasus meninggal positif covid-19.

Kemudian jumlah ODP mencapai 130 orang dengan 10 diantaranya adalah tambahan baru. Ada 931 ODP selesai pemantauan dan dua meninggal dunia.

Lantas jumlah PDP mencapai 36 orang yang masih dirawat dan diawasi. Rinciannya 3 PDP baru, 32 selesai pengawasan dan empat meninggal dunia.

Baca Juga :  Kabar Duka Sragen, 2 Warga Gondang dan Gemolong Suspek Covid-19 Meninggal Hari Ini. Berikut Daftar Lengkap 12 Pasien Positif, 2 Pasien Meninggal dan Riwayat Penularannya!

Sedangkan kasus positif mencapai 9 orang dengan satu sembuh, dua meninggal dunia dan 6 dalam perawatan.

Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 sekaligus Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Jumat (24/4/2020) meminta warga harus tetap waspada. Warga juga diharapkan tetap berhati-hati.

“Laksanakan terus imbauan pemerintah agar tetap berada di rumah, pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan,” katanya. Wardoyo