
WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM -Ketua DPRD Wonogiri Setyo Sukarno mendukung apa yang telah diterapkan pemerintahan Pemkab Wonogiri dalam menghadapi penyebaran virus Corona atau Covid-19.
Pasalnya, menurut dia, belum bisa diketahui kapan pandemi COVID-19 berakhir. Sehingga keputusan lockdown sebagai keputusan yang tepat dan efektif.
Sebagai bentuk dukungan, legislator mulai menghentikan seluruh kegiatan yang berkaitan dengan menggunaan dana yang ada kas daerah. Kecuali sektor kesehatan dan pendidikan.
Masalah serius yang dihadapi Pemkab Wonogiri, ujar dia, terkait program jaring pengaman sosial (JPS). Terlebih jumlah perantau atau boro yang mencapai 35 persen dari total jumlah penduduk di kabupaten Wonogiri.
“Mereka yang bekerja di sektor swasta di luar kota kebanyakan sudah mudik di desanya masing-masing, ini nanti butuh penganan khusus melalui JPS,” beber dia.
Agar tidak rancu dia meminta perangkat desa hingga ketua RT/RW mendata warga perantau yang terdampak COVID-19. Para perantau yang sudah ber-KTP luar Wonogiri kalau memang asalnya dari wilayah Kota Sukses diusahakan tetap bisa tercover program JPS. Aria
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














