JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Dua Desa di Karanganyar Lockdown, Pemkab Gelontor Bantuan Sembako ke Warga. Ini Aktivitas-Aktivitas Warga Yang Masih Dibolehkan!

Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Pemerintah kabupaten (Pemkab) Karanganyar, menerapkan karantina wilayah di dua desa setelah ditemukan dua warga positif terjangkit virus corona (Covid-19).

Dua desa yang dikarantina tersebut, masing-masing Desa Paulan, Kecamatan Colomadu dan Desa Sewurejo, Kecamatan Mojogedang.

Hal tersebut dikatakan bupati Karanganyar, Juliyatmono, dalam siaran persnya, Minggu (12/04/2020). Menurut bupati selama masa karantina 14 hari, seluruh akses keluar masuk kendaraan ditutup dan hanya ada satu jalur.

Untuk aktifitas sehari-hari, bupati menegaskan bagi warga yang bekerja sebagai petani, dapat melakukan aktifitasnya di sawah.

Baca Juga :  Kabar Baik, Mulai Besok Obyek Wisata Grojogan Sewu Karanganyar Resmi Dibuka Kembali. Tapi Ada Ketentuan dan Batasan Pengunjungnya Berikut!

Sedangkan bagi warga yang bekerja di sektor formal, ujar bupati, akan meminta surat dispensasi untuk tidak bekerja selama masa karantina wilayah, dari perusahaan atau instansi dimana warga tersebut bekerja.

“Kita akan melakukan pengawasan secara ketat. Selama masa karantina wilayah, warga di 2 desa itu, akan kita kirim logistik. Kita awasi secara ketat,” kata bupati.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Karanganyar, Waluyo Dwi Basuki menjelaskan, telah mengirim kebutuhan, kepad warga di dua desa tersebut. Waluyo mengungkapkan, bantuan logistik untuk kebutuhan hidup selama masa karantina, sudah dilakukan sejak hari Sabtu (11/04/2020).

Baca Juga :  Keren Ini, Muhammadiyah Karanganyar Siapkan Klinik Rawat Inap PKU Jatipuro Jadi Rumah Sakit Umum Islam. Sudah Layani BPJS Pula

Menurutnya, untuk Desa Sewurejo, ada sebanyak 142 paket, sedangkan untuk warga yang berada dan masih satu kompleks dengan yang positif Corona di Desa Paulan, Dinas Sosial membagikan sebanyak 36 paket.

Masing-masing paket, ujarnya, terdiri dari susu 2 kaleng, 7 bungkus mie instan, 1 renteng kopi instan, minyak goreng 1 pak plastik, beras 1 zak , gula pasir 4 kg, teh 1 press

“ Untuk logistik sudah kita serahkan. Yang meneyerahkan adalah petugas Puskesmas sesuai dengan mengenakan pakaian sesuai protocol Covid-19, “ terangnya. Wardoyo