JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Hasil Rapid Test, Suami dan Anak Dosen Positif Covid-19 asal Colomadu Dinyatakan Negatif. Pasien Diketahui Mengajar di Perguruan Tinggi Swasta di Solo

Ilustrasi positif covid-19. Foto/Pixabay
Ilustrasi positif covid-19. Foto/Pixabay

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Menyusul hasil tes swab yang menunjukkan positif virus corona, suami dan anak dari dosen asal Colomadu, Karanganyar, langsung dilakukan pemeriksaan rapid test.

Hasilnya, suami dan anak dari dosen asal Perumahan di Desa Gajahan, Colomadu, Karanganyar itu dinyatakan negatif covid-19.

“Suami dan anaknya sudah dirapid test. Hasilnya negatif. Nanti kita pantau kesehatan dan lakukan tindakan lanjutan. Tapi terus dikontrol sampai benar-benar sehat,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono kepada wartawan Sabtu (18/4/2020).

Yuli menguraikan dosen perempuan positif covid-19 itu diketahui berdomisili di wilayah Kecamatan Colomadu,  Kabupaten Karanganyar.

Baca Juga :  Hadiri Pengesahan Warga PSHT, Bupati Karanganyar Ingatkan Warga PSHT Jangan Mudah Diadu Domba!

Yang bersangkutan diketahui berprofesi sebagai dosen di sebuah perguruan tinggi swasta daerah Solo.

Bupati Yuli mengungkapkan, pasien positif tersebut saat ini tengah menjalani isolasi di RS Kasih Ibu Solo.

“Jumat (6/3/2020) mengikuti seminar di Jakarta. Pulang ke Karanganyar pada awal April 2020, sekitar Minggu (5/4/2020). Yang bersangkutan mengeluh batuk, mual. Terus periksa ke RSUD Karanganyar. Langsung diswab dan hasilnya baru keluar hari ini. Positif,” terangnya.

Bupati menjelaskan, dari riwayatnya, perempuan tersebut bukan termasuk klaster Ijtima Jemaah Tabligh Gowa Sulawesi Selatan.

Baca Juga :  Makin Mengganas, Jumlah Warga Karanganyar Meninggal Terkait Covid-19 Meroket Jadi 75 Orang. Jumlah Kasus Positif Dekati Angka 400, Suspek 1.842

Dari hasil pelacakan, yang bersangkutan pernah mengikuti aktivitas seminar di Jakarta.

Selama menunggu hasil swab, pasien tersebut kooperatif dan menjalani isolasi mandiri di rumah. Yang bersangkutan diketahui sudah berkeluarga dan tinggal bersama suami dan satu anak.

Tambahan satu kasus itu, membuat jumlah pasien positif covid-19 di Karanganyar mencapai lima orang.

Dari lima warga tersebut, dua di antaranya meninggal dunia. Sedangkan sisanya menjalani isolasi di dua rumah sakit berbeda. Wardoyo