JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Jokowi Beri Sembako Senilai Rp 600.000 Pada Keluarga Miskin

Presiden Jokowi mengikuti KTT Luar Biasa G20 bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani dari Istana Bogor, Kamis, 26 Maret 2020. KTT ini digelar secara virtual untuk menghindari penularan virus corona / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal  memberikan bantuan kepada masyarakat miskin di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Bantuan yang akan diberikan akibat Wabah Covid-19 itu, akan diserahkan dalam bentuk sembako.

“Akan ada bansos khusus dari presiden untuk Jabodetabek, yaitu paket sembako dengan nilai Rp 600 ribu per keluarga,” kata Menteri Sosial Juliari Batubara, saat teleconference, Selasa (7/4/2020).

Bantuan ini disebut Juliari akan diberikan untuk 3 bulan ke depan dan akan dimulai sejak bulan April ini. Ia mengatakan bantuan akan diberikan pada warga yang terdaftar di data Kementerian Sosial.

Baca Juga :  Diperiksa Polisi Terkait Kasus RS Ummi Bogor, Rizieq Shihab Menolak, Ternyata Ini Sebabnya

Para penerima nantinya adalah keluarga yang ada dalam data terpadu Kementerian Sosial, ditambah masukan data dari Pemerintah Daerah.

“Saat ini kami sudah memegang data masukan dari Pemda DKI, baru kemarin kami terima,” kata Juliari.

Juliari mengatakan pembagian bantuan berupa sembako ini baru bisa dimulai dua pekan sejak hari ini. Daerah-daerah tersebut dipilih karena berbatasan langsung dengan DKI Jakarta.

Baca Juga :  Kasus Pelanggaran Protokol Kesehatan, Raffi Ahmad Jalani Sidang Perdana Rabu 27 Januari 2021

Jokowi sebelumnya menegaskan bahwa sejumlah program jaring pengaman sosial yang telah ditetapkan pemerintah dalam rangka menjaga daya beli masyarakat di tengah tanggap darurat Covid-19 harus benar-benar tepat sasaran.

Data-data kelompok penerima manfaat program tersebut harus dapat merinci penerima manfaat sehingga dapat dijamin keakuratannya. Keterlibatan pemerintah daerah dan desa juga diminta Jokowi untuk diperhatikan.

“Karena program-program ini penting bagi rakyat, saya ingin menekankan bahwa pelaksanaannya harus betul-betul tepat sasaran,” ujarnya.

www.tempo.co