JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kabar Duka, Satu Tenaga Medis Asal Karanganyar Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19. Diketahui Bertugas di Solo, Ternyata Tak Punya Riwayat Perjalanan Luar Kota!

Ilustrasi penanganan pasien corona virus di ruang Isolasi. Foto/Wardoyo
Ilustrasi penanganan pasien corona virus di ruang Isolasi. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seorang tenaga medis warga Karanganyar dinyatakan positif terpapar corona virus atau covid-19. Petugas medis itu diketahui bersdal dari Deda Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo.

Hal itu disampaikan Bupati sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karanganyar, Juliyatmono kemarin. Kepada wartawan, ia mengatakan total jumlah pasien Covid-19 kini tercatat 6 orang.

Terdapat satu tambahan pasien positif covid-16 pada Rabu (22/4/2020). Satu positif baru itu berprofesi sebagai tenaga medis yang bekerja di Solo.

Baca Juga :  Curhat Pilu Keluarga Korban Meninggal Positif Covid-19 Asal Perum Ngringo Karanganyar. Beban Moral Hadapi Stigma Warga Saat Isolasi Mandiri, Baru Lega Setelah Hasil Swab Negatif

“Tambah 1 yang bersangkutan bekerja di Solo tinggal di Desa Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo,” kata Juliyatmono kepada wartawan, Rabu (22/4/2020).

Tenaga medis itu saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD Dr Moewardi Solo. Sebelumnya, yang bersangkutan dilaporkan telah menjalani karantina mandiri selama 14 hari di rumahnya.

Namun karena hasil swabnya positif, kemudian dibawa ke RSUD dr Moewardi Solo.

Baca Juga :  Saat Bupati Karanganyar Terjun Punguti Sampah di Sungai Siwaluh di Hari Clean Up Day. Ini Pesan yang Disampaikan!

“Yang bersangkutan sudah isolasi di rumah karena hasil uji swabnya positif, warga tersebut langsung dirawat di RSUD Dr Moewardi,” jelas Juliyatmono.

Bupati menguraikan tenaga medis positif itu dipastikan bukan klaster Ijtima Ulama Gowa. Yang bersangkutan juga diketahui tidak ada riwayat perjalanan luar kota.

“Tidak ada riwayat perjalanan luar kota. Yang bersangkutan sudah bisa mengatasi sendiri karena yang bersangkutan adalah tenaga medis,” tandasnya. Wardoyo