JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Mendadak Tewas di Sawah, Warga Miri Sragen Dievakuasi Petugas Pakai Pelindung Lengkap. Warga Sempat Ketakutan!

Tim gabungan saat mengevakuasi mayat warga Miri mendadak tewas, Sabtu (11/4/2020). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim gabungan saat mengevakuasi mayat warga Miri mendadak tewas, Sabtu (11/4/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga di Miri Sragen digegerkan dengan meninggalnya salah satu warga di sawah Desa Soko, Miri, Sabtu (11/4/2020) pagi.

Mayat yang meninggal mendadak itu diketahui bernama Ratmo (51) warga Dukuh Bulaksari RT 8, Desa Soka, Miri, Sragen.

Pria paruh baya itu ditemukan mendadak tewas tergeletak di persawahan Dukuh Soka, RT 9, Desa Soka, Miri, Sragen.

Data yang dihimpun di lapangan, korban ditemukan mendadak tergeletak di pematang dan kemudian sudah tak bernyawa.

Korban ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB. Menurut keterangan kerabat, korban sempat pamit ke sawah dan tak lama kemudian istrinya mencarinya.

Baca Juga :  Gegara Covid-19, Agenda Salat Idul Adha bersama Bupati di Alun-Alun Sragen Ditiadakan. Kepala Kemenag Tegaskan Salat Ied di Masjid Dibolehkan, di Tanah Lapang Tidak Dianjurkan!

Lalu ia menemukan suaminya sudah dalam keadaan tergeletak di sawah. Istri korban kemudian menghubungi warga lain dan melapor ke Puskesmas terdekat.

Warga sekitar mengaku sempat ketakutan lantaran kematian korban begitu mendadak di tengah wabah corona yang melanda saat ini.

“Ya takut Mas, kalau kenapa-napa. Karena sekarang musimnya lagi seperti ini (covid-19). Mudah-mudahan nggak kenapa-napa,” ujar Didik, salah satu warga, Sabtu (11/4/2020).

Tak lama berselang, tim Polsek, Puskesmas dan tim gabungan dari PMI serta PSC 119 Sragen langsung tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah TKP.

Baca Juga :  Ngaku Berhubungan Badan dengan Banyak Pria Lalu Hamil, Siswi Lulusan SMA Akhirnya Kebingungan Siapa Bapak Janinnya. Setelah Lahir, Bayi Malah Dibuang dan Ditemukan Dimangsa Biawak

Petugas yang mengevakuasi diketahui mengenakan perangkat pelindung tubuh.
Setelah dilakukan pemeriksaan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Korban korban dievakuasi Puskesmas dan kemudian dibawa ke rumah duka.

“Setelah kami menerima laporan, tim PMI bersama PSC 119 langsung menuju lokasi dan membantu mengevakuasi jenazah korban dengan ambulans PMI,” papar Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi Sabtu (11/4/2020).

Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Harno membenarkan kejadian itu. Menurutnya dari hasil olah TKP dan pemeriksaan, tidak ditemukan tanda kekerasan maupun penganiayaan di tubuh korban. Wardoyo