JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Mulai Besok, Semarang akan Tutup Lagi Beberapa Ruas Jalan, Ini Lokasinya

Penutupan jalan imbas Corona di Kota Semarang, Minggu (29/3/2020). Tribun Jateng/ Iwan Arifianto

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dishub Kota Semarang bersama Satlantas Polrestabes Semarang bakal menambah titik ruas jalan yang akan ditutup di Kota Semarang mulai Senin (20/4/2020) besok.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang Endro P Martanto mengungkapkan bahwa langkah tersebut diambil lantaran melihat kondisi Kota Semarang yang dalam zona merah virus corona.

“Dari kajian yang dilakukan bersama satlantas, kita akan memperluas pembatasan akses lalu lintas.

Mudah-mudahan bisa semakin mengurangi aktivitas warga,” ungkapnya kepada Tribunjateng.com, Sabtu (18/4/2020) malam.

Dari unggahan akun Instagram @dishubkotasmg, penutupan ruas yang merupakan tahap kedua itu diberlakukan di tiga titik yang baru.

Ketiga titik itu yakni Jl Wahidin, mulai dari simpang Kaliwiru hingga simpang Sisingamangaraja.

Jl Lamper Tengah, mulai dari simpang Majapahit hingga simpang Mrican.

Baca Juga :  Gubernur Ganjar Pimpin Operasi Yustisi Penegakkan Protokol Kesehatan

Kemudian Jl Tanjung, mulai dari simpang Imam Bonjol hingga simpang Pemuda.

Jam penutupan itu sendiri sama dengan penutupan tahap sebelumnya, yakni mulai pukul 18.00 hingga 6.00 WIB.

Sebelumnya, ada lima titik yang sudah diberlakukan penutupan selama beberapa pekan terakhir ini, yakni ruas protokol dan seluruh akses menuju Simpanglima.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) sendiri sempat mengatakan bahwa penutupan jalan itu berfungsi mengurangi frekuensi kendaraan dan mobilitas warga.

“Ini persoalan yang sangat serius, kami harap warga bisa semakin sadar akan bahayanya Covid-19 dan lebih bisa menahan diri keluar rumah untuk hal yang tidak penting,” ungkap Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) kepada Tribunjateng.com di Balai Kota Semarang, Senin (6/4/2020) lalu.

Hendi sendiri melihat penutupan di jalan protokol Kota Semarang yang sudah berjalan tersebut selama ini sudah efektif.

“Sudah sepi dan clear, untuk para pedagang yang biasa berjualan di sana dan terdampak juga sudah kami berikan sentuhan-sentuhan.

Kami juga berikan bantuan sembako dan lain-lain,” ungkap orang nomor wahid di Kota Semarang tersebut.

www.tribunnews.com