JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Dipasok oleh Pocong, Belasan ABG di Desa Gawan Sragen Diciduk Satgas Covid-19 Saat Hendak Pesta Pil Koplo. Langsung Dibawa ke Posko Berikut Jaringan Pemasoknya

Tim Satgas Covid-19 Desa Gawan Tanon bersama Kades Gawan dan Bhabinkamtibmas saat mengamankan dan memberikan pembinaan belasan ABG yang hendak pesta pil koplo di tengah wabah corona, kemarin malam. Foto/Wardoyo
Tim Satgas Covid-19 Desa Gawan Tanon bersama Kades Gawan dan Bhabinkamtibmas saat mengamankan dan memberikan pembinaan belasan ABG yang hendak pesta pil koplo di tengah wabah corona, kemarin malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kelakuan remaja atau anak baru gede (ABG) di Dukuh Ngipang, Desa Gawan, Sragen ini benar-benar memprihatinkan.

Betapa tidak, di tengah imbauan pemerintah untuk berdiam di rumah dan social distancing, belasan ABG di wilayah itu masih nekat keluyuran dan berkumpul.

Parahnya lagi, mereka tertangkap saat hendak melakukan pesta pil koplo berjamaah.

Beruntung, aksi mereka terendus oleh patroli tim Satgas Covid-19 desa setempat yang mendapat laporan dari masyarakat perihal kelakuan para ABG tersebut.

Tim Satgas pun langsung bergerak dan menciduk belasan ABG berusia remaja dan pelajar itu pada Sabtu (18/4/2020) malam pukul 21.00 WIB.

“Malam ini tadi kami barusaja mengamankan para remaja dan pelajar yang terindikasi hendak melakukan pesta pil koplo. Mereka ada 18 anak dan sempat buyar namun langsung kami jemput dari rumah masing-masing,” papar Ketua Tim Satgas Covid-19 Desa Gawan, Warli Saputro, Sabtu (18/4/2020) malam.

Baca Juga :  Bupati Umumkan Sragen Masih Zona Merah Covid-19. Gubernur Minta Injak Rem, Mohon Maaf Nekat Gelar Hajatan Tak Sesuai Prokes Denda Rp 1 Juta dan Bisa Dibubarkan!

Warli menguraikan penggerebekan arena pesta pil koplo itu dilakukan bersama oleh tim Satgas yang bermaterikan 15 orang.

Kegiatan itu juga dilakukan menindaklanjuti surat tugas dari Kades serta laporan masyarakat yang selama ini resah dengan maraknya peredaran pil koplo di kalangan remaja utamanya di Dukuh Ngipang dan Gawan.

Dari hasil patroli malam tadi, Satgas mengamankan 18 remaja dari Dukuh Ngipang yang terindikasi sebagai pemakai dan hendak berpesta pil koplo.

Kemudian tim juga mengamankan tiga pengedar berinisial B alias A, K dan W, semuanya juga dari dukuh yang sama.

“Dari pengakuan anak-anak itu, barang pil koplo dipasok dari seorang bandar remaja bernama Pocong asal desa tetangga. Ini juga kami telusuri untuk kita lakukan penindakan serta pembinaan,” terangnya.

Menurut Warli, semua ABG dan remaja itu kemudian dibawa ke Posko Satgas Covid-19 di Desa Gawan. Mereka selanjutnya diberikan pengarahan dan pembinaan oleh Satgas bersama Kades Gawan Sutrisna dan Bhabinkamtibmas dari Polsek Tanon.

Baca Juga :  Awas, Ini 10 Potensi Kerawanan di Pilkada Sragen Yang Wajib Diwaspadai. Salah Satunya Kampanye Ajakan Golput, Polres Siagakan 785 Personel Amankan Saat Coblosan

Pembinaan yang disampaikan terkait larangan berkumpul atau berkerumun di tengah wabah corona saat ini.

Kemudian mereka juga diingatkan soal efek konsumsi pil koplo dan obat-obatan terlarang yang dinilai sangat berbahaya dan bisa merusak masa depan generasi muda.

“Ini memang menjadi keprihatinan bersama, karenanya Tim Satgas Covid-19 berharap momentum ini bisa menyadarkan mereka. Sungguh sangat mengkhawatirkan bila masa depan generasi muda dirusak oleh efek pil koplo dan obat terlarang. Kami juga mengimbau orang tua untuk lebih mengawasi pergaulan anak-anaknya agar tidak sampai terjerumus ke konsumsi obat-obatan terlarang,” tandasnya.

Setelah diberikan pembinaan, belasan ABG itu kemudian diperbolehkan pulang dan diminta segera menghentikan kebiasaan mengonsumsi obat-obatan terlarang. Wardoyo