JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Positif Covid-19 Sragen Meningkat, Desa Kandangsapi Dirikan Posko Pantau dan Gencarkan Penyemprotan Desinfektan Hingga Masker. Wabup Pesan Satgas Perketat Pantauan Warga Karantina Mandiri

Wabup Sragen saat menyambangi dan memberikan sosialisasi kepada Satgas Covid-19 di Kandangsapi, Jenar. Foto/Wardoyo
Wabup Sragen saat menyambangi dan memberikan sosialisasi kepada Satgas Covid-19 di Kandangsapi, Jenar. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Meningkatnya kasus positif covid-19 di Kabupaten Sragen yang sudah menembus 10 orang, membuat Pemdes terus meningkatkan kewaspadaan.

Desa Kandangsapi Kecamatan Jenar misalnya. Desa yang terletak di perbatasan dengan Jatim ini kembali menggencarkan penyemprotan desinfektan ke seluruh rumah warga.

Penyemprotan desinfektan digelar akhir pekan lalu dengan dihadiri Wabup Sragen, Dedy Endriyatno. Selain penyemprotan desinfektan, juga dilakukan pembagian masker kepada masyarakat yang dibagikan melalui Ketua RT masing-masing.

Baca Juga :  Meledak Lagi, Tambah 12 Warga Positif Hari Ini, Kasus Covid-19 Sragen Melonjak Jadi 485. Dua Warga Suspek Kembali Meninggal, Total Sudah 68 Warga Meninggal Terkait Covid-19

Dalam kegiatan itu, Wabup juga melakukan sosialisasi langsung kepada warga yang berada di wilayah Kebayanan Terso. Wabup juga terjun melakukan pembagian masker.

Dalam pengarahan di depan satgas covid-19, Wabup menekankan bahwa Satgas covid-19 dan RT/ RW serta kepala desa adalah garda terdepan dalam penanganan wabah penyakit corona.

“Kami minta selalu memantau bagi pelaku perjalanan atau pemudik untuk karantina mandiri di rumah,” paparnya.

Kades Kandangsapi, Pandu mengatakan terkait pencegahan wabah corona, pihak pemerintah desa Kandangsapi sudah menyiagakan posko covid-19 yang sudah didirikan di kompleks balai desa.

Baca Juga :  Dapat Posisi Kanan, Cabup Petahana Sragen, Mbak Yuni Langsung Ucapkan Alhamdulillah. Optimis Bakal Jadi Awal Yang Baik, Sebut Masyarakat Juga Makin Mantap Memilih di 9 Desember 2020

Posko itu dijaga 24 jam dengan pembagian 3 shift. Para petugas disiagakan untuk terus memonitoring PP yang ada agar tertib karantina mandiri.

“Satu lagi, kami juga telah didirikan posko pantau yang berada di batas daerah untuk memantau kewajiban memakai masker saat memasuki wilayah desa Kandangsapi,” tegasnya. Wardoyo