JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Tepergok Nongkrong Berdua-Duaan di Pantai Setrojenar, Sejumlah ABG Dibubarkan Polisi

Foto/Humas Polda

IMG 20200404 WA0100 750x375 1
Foto/Humas Polda

KEBUMEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Jika tidak ada pandemi Virus Corona Covid-19, objek wisata Pantai Setrojenar Kecamatan Buluspesantren adalah destinasi wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi.

Tempat ini menjadi salah satu tempat favorit untuk melepas penat. Pantainya yang indah hingga lokasinya yang mudah dijangkau menjadikan banyak wisatawan luar Kebumen pun banyak yang mampir ke tempat itu.

Namun setelah merebaknya penyakit Covid-19, tempat wisata menjadi salah satu tempat yang harus dihindari untuk sementara waktu.

Hal ini sesuai anjuran Pemerintah tentang social distancing dan physical distancing.

Baca Juga :  Kebakaran di Depan APAC INTI Bawen, Enam Bangunan Hangus Terbakar, Penyebabnya Diduga dari Kompor yang Meledak

Bahkan beberapa waktu lalu, Kapolri Jendral Polisi Idham Azis mengeluarkan Maklumat tentang kepatuhan terhadap kebijakan Pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19.

Warga masyarkat diminta untuk saling menjaga, menghindari kegiatan kumpul-kumpul.

Karena kegiatan itu dianggap dapat menularkan penyakit virus corona.

Kesempatan sore hari ini, Polsek Buluspesantren mengadakan patroli ke Pantai Setrojenar mengimbau warga yang masih nekat untuk tongkrongan.

Benar saja, saat tiba di objek wisata itu terdapat beberapa pemuda asyik nongkrong sambil mengabaikan kesehatannya di tengah pandemi Corona.

“Saat Polsek Buluspesantren tiba di pantai, para pemuda itu kami imbau untuk segera pulang. Kami ingatkan juga untuk cuci tangan dan segera mandi, untuk memastikan bersih dari penyakit,” kata Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman, Sabtu (4/4/2020).

Baca Juga :  Jadi Bandar Upal, Kakek Asal Mojo Dibekuk Polisi di Temanggung. Saat Ditangkap Bawa Satu Plastik Uang Palsu Rp 21 Juta, di Rumahnya Juga Ada!

Para pemuda itu akhirnya tidak lama kemudian bersedia meninggalkan pantai.

Lanjut Iptu Tugiman, situasi seperti sekarang ini warga masyarakat diimbau untuk lebih dewasa dalam menyikapi Pandemi Corona.

“Jika tidak perlu banget, mending di rumah saja. Jika sudah dinyatakan aman, silahkan kumpul-kumpul,” tandasnya. JSnews