JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Update Terbaru Corona Sragen, 2 PDP Meninggal dan Satu PDP Hasil Rapid Test Positif. Jumlah PP 12.715, 68 ODP, 5 PDP Dirawat

situasi covid-19 Sragen, Sabtu (11/4/2020). Foto/Wardoyo
situasi covid-19 Sragen, Sabtu (11/4/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Situasi covid-19 di Sragen pada hari Sabtu (11/4/2020) masih menunjukkan kewaspadaan.

Hingga Sabtu (11/4/2020) petang,  jumlah pelaku perjalanan terus bertambah mencapai 12.715  orang. Jumlah ini meningkat 446 dari sehari sebelumnya.

Namun bersamaan itu, ada 3.745 PP yang dinyatakan sudah lolos pemantauan karantina mandiri selama 14 hari.

Berdasarkan data terbaru yang dilansir laman website resmi Pemkab Sragen di  corona.sragenkab.go.id, hingga Sabtu (11/4/2020) petang pukul 17.00 WIB, jumlah ODP hingga hari ini tercatat ada penambahan 1 orang lagi.

Namun secara komulatif, angka ODP tercatat menjadi 68 lantaran ada 123 ODP yang lolos pemantauan selama 14 hari.

Sementara jumlah total PDP tercatat sebanyak 15 orang. Dari angka itu, enam pasien dinyatakan sembuh atau negatif, 5 masih dirawat di RSUD, dua pasien dirujuk dan dua meninggal dunia.

Baca Juga :  Mohon Perhatian, Warga Sragen yang Ada di Jakarta Sementara Jangan Pulang Dulu. Bupati dan Gubernur Ganjar Minta Warga Dukung Pelaksanaan PSBB!

Satu pasien yang dirujuk berasal dari Sragen Kota dirujuk di RSUD di Semarang.

Hari ini, satu pasien PDP asal Kecamatan Sragen juga dirujuk ke RSUD Moewardi Solo dengan rapid test menunjukkan positif.

Sedangkan dua pasien PDP yang meninggal adalah pasien asal Sragen Kota dan asal Ngrampal yang meninggal Rabu (8/4/2020).

“Hari ini total ada lima PDP yang dirawat, satu PDP dirujuk ke Moewardi Solo. Hasil rapid testnya yang pertama negatif, tapi rapid test keduanya positif. Kalau kondisinya sebenarnya sehat, tapi kita rujuk ke Moewardi Solo,” papar Sekda Sragen, Tatag Prabawanto.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang mengambil alih Ketua Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyampaikan hasil rapid test sekalipun positif, belum bisa dijadikan pegangan menentukan status positif seorang pasien.

Baca Juga :  Bukan 50 % Plus 1 Dari Jumlah Warga Yang Hadir, Ternyata Ini Syarat Menang Bagi Paslon di Pilkada Tunggal atau Lawan Kotak Kosong. Simak Ketentuan Surat Suara dan Hitungan Menangnya!

Nantinya harus tetap menunggu hasil tes swab dari pihak rumah sakit. Sementara, data website itu dibuat dengan menyajikan data perkembangan setiap hari terkait data covid-19 di Sragen.

“Silakan masyarakat dan teman-teman media bisa mengakses data covid-19 Sragen di website corona.sragenkab.go.id. Data kita update setiap hari pukul 16.00 WIB,” paparnya.

Bupati menguraikan lewat website itu, masyarakat dan awak media bisa mengupdate informasi menyeluruh soal data covid-19.

Mulai dari data pelaku perjalanan (PP), jumlah orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) dan informasi lainnya.

Lewat website itu data akan tersaji lebih lengkap. Bahkan sebaran data PP maupun PDP disajikan secara lengkap hingga per kecamatan.

“Silakan bisa mengakses,” tutur Bupati.  Wardoyo