JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Usai Bakar Rumah Orangtuanya, Pemuda di Kedawung Sragen Langsung Diamankan. Sempat Berontak Saat Hendak Dievakuasi di Tengah Kepungan Api

Tim PMI Sragen saat mengevakuasi pemuda asal Mojokerto, Kedawung, Sragen yang mengamuk dan membakar rumah orangtuanya, Selasa (7/4/2020). Foto/Wardoyo

loading...
Tim PMI Sragen saat mengevakuasi pemuda asal Mojokerto, Kedawung, Sragen yang mengamuk dan membakar rumah orangtuanya, Selasa (7/4/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Usai mengamuk dan membakar rumah orangtuanya, seorang pemuda asal Kedawung, Sragen langsung diamankan petugas, Selasa (7/4/2020) dinihari.

Pemuda bernama Kuncoro Setyo Aji (28) itu kemudian dievakuasi dan dikirim ke RSJD Arif Zainudin Solo. Pasalnya, yang bersangkutan diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Proses evakuasi berlangsung dramatis lantaran pemuda itu sempat menolak dan memberontak saat dievakuasi ketika rumahnya terkepung api.

“Proses evakuasi yang bersangkutan (pelaku) sempat terkendala karena pintu kamarnya dikunci saat kebakaran berlangsung. Setelah pintu dibuka, dia juga tidak terkendali. Namun petugas tetap bersabar untuk membujuk rayu pasien agar mau keluar dari kamarnya dan akhirnya bisa diselamatkan,” papar Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi, Selasa (7/4/2020).

Ia mengisahkan setelah berhasil diamankan, sulung tiga bersaudara itu kemudian dievakuasi ke RSJD. Hal itu atas permintaan keluarga lantaran pemuda itu mengalami gangguan kejiwaan.

Baca Juga :  Tambah Lagi, Satu Pedagang asal Masaran Sragen Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19. Riwayat Baru Pulang dari Jakarta, Total Jadi 35 Kasus Positif

Saat hendak dibawa ke RSJD, Kuncoro juga sempat tidak terkendali dan terus memberontak. Meski demikian, petugas berhasil melakukan pendekatan dan berhasil membawanya ke RSJD.

Kuncoro mendadak kalap dan membakar rumah milik bapaknya, Suroto (60) warga Dukuh Gantiwarno RT 10, Desa Mojokerto, Kecamatan Kedawung, Sragen.

Data yang dihimpun di lapangan, kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30 WIB dinihari saat semua penghuni tengah terlelap.

Saat itu, di dalam rumah ada Suroto, istrinya Ruji Wanani (51), Kuncoro (28), dan dua adiknya masing-masing, Etika Ayu Sayekti (11) dan si bungsu Fatin Ululsasmi (5).

Menurut keterangan warga, kejadian bermula ketika semua keluarga terlelap tidur. Tepat sekitar pukul 01.30 WIB, mendadak Suroto terbangun mendengar suara gaduh dan hawa panas.

Saat terbangun ia kaget mendapati rumahnya sudah terbakar dan putranya mengamuk. Seketika langsung berteriak minta tolong sembari membangunkan istri dan dua putrinya.

Baca Juga :  Terungkap, Peneror Petugas Medis di Sragen Yang Jemput Pasien Positif Covid-19, Mengatasnamakan Kelompok Salah Satu Klaster

Beruntung mereka bisa dievakuasi sehingga lolos dari kobaran api. Sementara kondisi api makin tak terkendali.

Sedangkan Kuncoro masih mengamuk di dalam kamar saat api makin berkobar. Berkat upaya keras petugas, Kuncoro berhasil dievakuasi paksa dan diselamatkan dari kepungan api.

“Kondisi pelaku memang mengalami gangguan jiwa. Tadi malam mengamuk dan kemudian membakar rumah. Kerusakan hampir separuh rumah habis. Tapi semua anggota keluarga selamat. Dan yang bersangkutan sudah dievakuasi ke RSJD Solo ,” papar Kades Mojokerto, Kedawung, Mulyadi kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Selasa (7/4/2020).

Dari hasil pendataan, kebakaran menghanguskan satu rumah korban, kerusakan alat-alat elektronik,terbakarnya surat berharga, sebagian sandang terbakar dan kerusakan perabot rumah tangga.

Kerugian ditaksir sekitar Rp 40 juta. Untuk sementara pemilik rumah tinggal di rumah barunya di samping rumah lama yang terbakar. Wardoyo