JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Viral Video Mojang Garut Pingsan Diduga Kena Corona, Dievakuasi Petugas Dengan APD Lengkap, Ealah Ternyata Baru Diputus Pacar

Evakuasi wanita di Garut pingsan diduga tertular corona. Tribunjateng/Instagram @garut.news

JOGLOSEMARNEWS.COM – Video evakuasi mojang (gadis) Garut yang sedang pingsan diduga karena corona menghebohkan netizen dan viral di media sosial. Video tersebut tersebut tersebar dan diunggah oleh sejumlah akun di Instagram dan Facebook.

Satu di antaranya di akun Instagram @garut.news. Rekaman berdurasi 2 menit 53 detik itu memperlihatkan evakuasi yang dilakukan oleh petugas medis berpakaian APD lengkap.

Dalam keterangannya dituliskan jika gadis yang diduga corona itu ternyata pingsan seusai diputus pacarnya.

“Video Warga Pingsan di Bundaran STM Garut Diduga Corona, Ternyata ini Kejadiannya.”

Peristiwa ini diketahui terjadi di Bundaran STM, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (25/4/2020) sekitar pukul 18.30 WIB. Tim penanganan Covid-19 Kabupaten Garut yang menerima kabar wanita pingsan langsung menuju lokasi.

Baca Juga :  Kasus Joko Tjandra, MAKI Ungkap Dugaan Percakapan Jaksa Pinangki dan Anita Kolopaking

Dalam video dilihat Tribunjateng.com, ada satu mobil ambulans warna putih dan sebuah mobil polisi. Petugas medis yang datang pun menggunakan Alat Pelindung Diri atau APD lengkap.

Gadis yang pingsan tersebut dibawa petugas ke Puskesmas Tarogong. Setelah dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan negatif, gadis tersebut dibawa pulang oleh keluarganya.

Rekaman ini diambil agak jauh oleh si perekam.

“Asli? positif?” tanya perekam kepada warga yang menyaksikan peristiwa ini.

Baca Juga :  Ini 9 Langkah Antisipasi LIPI Soal Pilkada di Tengah Pandemi Corona

“Positif ahh,” jawab warga sekitar.

Dilansir dari koran lokal Garut Express, wanita tersebut ternyata tak sadarkan diri karena diputus oleh pacarnya.

Juru bicara penanganan Covid-19 Garut, Riky Rizki Darajat mengatakan jika gadis tersebut pingsan bukan karena Corona.

“Iya memang ada kejadian itu di Bundaran STM. Tapi bukan karena corona, itu gadis yang diputuskan pacarnya, ” terang dia.

Mengenai tenaga medis yang memakai APD, Riky mengatakan sudah menjadi prosedur untuk menangani laporan jika ada kasus Covid-19.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah menyebarkan informasi yang belum benar.

www.tribunnews.com