JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Deteksi Dini Penyebaran Virus Covid-19, Puluhan Pedagang Pasar Tradisional Solo Jalani Rapid Test

Ilustrasi petugas DKK melakukan rapid test ke pedagang Pasar Bunder Sragen, Selasa (12/5/2020). Foto/Wardoyo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Puluhan pedagang pasar tradisional di Kota Solo menjalani rapid test, Jumat (22/5/2020). Beberapa lokasi yang disasar yaitu di Pasar Rejosari, Burung Depok, Pasar Nusukan, Pasar Klewer, Beteng Trade Center ( BTC), Pusat Grosir Solo ( PGS), Matahari Singosaren, Luwes Gading, Luwes Nusukan, Pasar Jongke, Pasar Sidodadi.

Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengatakan rapid test bertujuan untuk mencegah terjadinya paparan seperti yang terjadi di pusat perbelanjaan Indogrosir Sleman, Yogyakarta.

Baca Juga :  Awas, Malam Ini Polresta Surakarta Gelar Razia Besar-besaran Sampai Besok Pagi. Kerahkan 510 Personel, Ini Sasarannya!

“Sebagai antisipasi agar tidak terjadi kasus baru. Sebelumnya sudah dilakukan juga di pasar tradisional lain, metode yang digunakan adalah random,” urainya.

Sebelumnya, sebanyak 247 warga Joyotakan Kecamatan Serengan, Rabu (20/5/2020). Rapid test dilakukan di dua titik di Joyotakan untuk 97 kepala keluarga yang sedang menjalani karantina wilayah. Seperti diketahui, dua RT di Joyontakan diberlakukan karantina mandiri usai terpaparnya virus covid-19 tujuh orang dalam satu keluarga usai melakukan sholat tarawih jamaah di salah satu masjid di lingkungan tersebut.

Baca Juga :  Gibran Gagas Jurusan Medsos Untuk SMK, Seperti Apa?

Dinas Kesehatan Kota menerjunkan tenaga kesehatan dari 17 puskesmas untuk mengambil sampel darah setiap warga. Rapid test diikuti seluruh warga mulai dari balita hingga warga lanjut usia.

“Rapid test ini adalah tindak lanjut dari karantina wilayah yang telah diberlakukan di Joyontakan,” terang Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta, Tenny Setyoharini. Prihatsari