JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Kasus Penjualan Daging Babi Mirip Daging Sapi di Bandung, Polisi Pastikan Bukan dari Solo, Mungkin dari Soloraya

Ilustrasi daging babi dan sapi. Pixabay
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Masyarakat Kota Solo sempat digemparkan dengan penangkapan pelaku penjualan daging babi. Dua pelaku yakni Y dan M mengaku warga Solo dan mengapatkan daging itu dari wilayah Kota Bengawan.

Kapolresta Surakarta, Kombes pol Andy Rifai menegaskan tidak ada jejak orang yang memasok daging tersebut dari wilayah Solo. Pihaknya sudah melakukan penelusuran dengan menerjunkan tim intel.

Baca Juga :  Terkait Kasus Penyerangan di Pasar Kliwon, NU Solo Raya: Para Ulama Turut Mengecam Atas Tindakan yang Melawan Hukum

“Kami sudah cek di wilayah yang ada peternakan babinya. Mungkin dari wilayah lain di Soloraya, namun yang disebut dari Solo,” kata Andy kepada awak media.

Dirinya tak menampik di Kota Solo terdapat peternakan babi di Mojosongo. Namun hanya skala kecil dan tidak dipasok ke luar kota.

“Memang ada peternakan Babi di Mojosongo. Namun mereka pasokan lokal tidak keluar,” tegasnya.

Baca Juga :  Konsisten Dukung Hutomo Mandala Putra, Berkarya Jateng Siapkan Sanksi Tegas untuk Kader Membelot

Sebelumnya, muncul kasus penjualan daging babi yang diolah menyerupai daging sapi menggegerkan warga Kota Bandung. Dua pelaku Y dan M yang mengaku warga Solo yang mengontrak di Bandung.

Kedua pelaku yang telah diamankan aparat Polrestabes Bandung mengaku memperoleh daging babi dari Solo. Daging itu dikirim menggunakan truk pick-up. Prabowo