JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kisah Pilu 8.125 KK di Karanganyar Calon Penerima BST Ditolak Sistem Pusat, DPRD Minta Pemkab Carikan Bantuan Lain!

Ilustrasi kemiskinan
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi kemiskinan

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 8.125 keluarga  yang tidak  terdata dan tidak dapat menerima bantuan sosial tunai (BST) dari Kementerian sosial (Kemensos), mendapat tanggapan serius dari anggota DPRD Karanganyar.

Para wakil rakyat ini mendorong Pemkab, agar mengalokasikan bantuan kepada warga  yang juga terdampak langsung pandemik virus corona (Covid-19).

Wakil Ketua DPRD Karanganyar, Rohadi Widodo, melalui telepon selularnya, mengatakan, jika ribuan warga tersebut, tidak masuk hasil verifikasi, dan kondisi perekoniomian dalam kategori keluarga miskin (Gakin), maka Pemkab harus memberikan bantuan melalui anggaran penanggulangan Covid-19 yang ada.

“Pemkab tetap harus memberikan bantuan. Kan ada anggaran untuk itu. Jangan sampai nantinyaniniakan menimbulkan persoalan baru,” kata dia.

Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Karanganyar, Endang Muryani, mengaku terkejut jika 8.125 warga ini tidak masuk atau tidak lolos dalam pendataan.

Baca Juga :  Menang 2-0, Kesebelasan MU Sukses Juarai Turnamen Sepakbola DPRD Karanganyar Cup 2020

Endang meminta, agar Pemkab, melalui  dinas terkait, segera melakukan pengecekan lapangan, untuk mengetahui kondisi sebenarnya warga yang belum terdata tersebut.

Jika hasil pengecekan lapangan diketahui bahwa ribuan warga tersebut, termasuk keluarga tidak mampu dan terdampak langsung Covid-19, menurut Endang,  Pemkab segera mencari solusi.

Yang terpenting bagaimana agar 8.125 keluarga tersebut  dapat menerima  bantuan.

“Saya pikir, tidak ada alasan bagi Pemkab, untuk tidak memberikan bantuan. Jangan hanya karena kendala administrasi, masyarakat  terdampak tidak dapat menerima bantuan. Secara regulasi pemerintah pusat telah  memberi keleluasaan kepada pemerintah daerah  dalam hal penganggaran penanganan Covid-19 ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Bersama Mbak Luluk, Darmadi Tokoh Pertanian asal Karanganyar Ungkap Temuan Spektakuler Cara Tanam Bawang Merah Bukan Lewat Umbi. Mbak Luluk Siap Bantu Pengembangan

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Karang, Kecamatan Karangpandan, Dwi Purwoto, mengakui jika warganya ada yang belum terdata, khususnya yang akan menerima BST dari Kemensos.

Menurutnya, sejumlah kendala, menjadi faktor penyebab, warganya tersebut tidak terdata.

“ Memang ada warga yang tidak terdata. Tapi nantinya, mereka akan tetap kita berikan bantuan. Jenis bantuan apa yang akan diberikan,akan kami rapatkan bersama perangkat desa yang lain,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dari 25.836 keluarga yang diusulkan untuk menerima bantuan sosial tunai (BST), sebanyak 8.125 keluarga gagal memperoleh bantuan yang berasal dari Kementerian sosial tersebut. Pasalnya, berdasarkan hasil pendataan ulang, 8000 keluarga tersebut bermasalah dengan nomor induk keluarga (NIK). Wardoyo