JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Kabar Buruk, Minum Obat Corona dalam Uji Coba, Ahli Farmasi Malah Meninggal

Ilustrasi positif corona. Pixabay

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Percobaan obat untuk pasien Corona memakan korban. Seorang ahli framasi India, Sivanesan (47), meninggal dunia usai mengkonsumsi obat percobaan yang ia ciptakan sendiri.

Koleganya, Rajkumar, yang ikut mencicipi obat tersebut, bernasib lebih beruntung karena masih hidup walau harus dilarikan ke rumah sakit.

“Sivanesan, yang bekerja untuk perusahan farmasi, mencoba salah satu hasil ciptaannya, campuran nitric oxide dan sodium nitrat, di sebuah rumah yang berlokasi Chennai City,” sebagaimana dikutip dari Channel News Asia, Sabtu (9/5/ 2020).

Baca Juga :  50 Negara Jatuh ke Jurang Resesi Gara-gara Pandemi Covid-19, Mulai dari Malaysia hingga Amerika Serikat. Ini Daftar Lengkapnya

Berdasarkan keterangan Rajkumar, Sivanesan menggunakan bahan-bahan yang ia beli dari pasar lokal.

Sivanesan kemudian mengembangkan formulanya sendiri berdasarkan riset yang ia lakukan via internet.

Belum diketahui apakah uji coba tersebut dilakukan sepengetahuan tempat ia bekerja.

Hingga berita ini ditulis, berbagai peneliti dan perusahaan farmasi di seluruh dunia berpacu dengan waktu untuk memgembangkan obat atau vaksin bagi pasien virus Corona.

Untuk tes vaksin, tahap tes terhadap manusia sudah dilakukan dan diperkirakan hasilnya akan siap sebelum akhir tahun.

Baca Juga :  50 Negara Jatuh ke Jurang Resesi Gara-gara Pandemi Covid-19, Mulai dari Malaysia hingga Amerika Serikat. Ini Daftar Lengkapnya

Untuk obat perawatan, sejauh ini baru Remdesivir buatan Gilead yang sudah diakui oleh hasilnya.

Bahkan, oleh Pemerintah Amerika, Remdesivir sudah diresmikan sebagai obat yang bisa digunakan untuk pasien virus Corona.

Adapun obat itu dirasa efektif dikonsumsi ketika gejala virus Corona yang diderita pasien belum terlalu parah.

India, saat ini, tercatat memiliki 59.765 kasus dan 1.986 korban meninggal karena virus Corona (COVID-19).

www.tempo.co