JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Putra Amien Rais Mundur dari PAN, Dikabarkan Disiapkan Pimpin Partai Baru

Hanafi Rais. Foto: DPR RI
Hanafi Rais. Foto: DPR RI

JAKARTA (JOGLOSEMARNEWS.COM ) – Hanafi Rais, putra pendiri PAN Amien Rais, mengundurkan diri dari kepengurusan Partai Amanat Nasional (PAN)  dan Ketua Fraksi PAN di DPR RI. Pengunduran diri Hanafi Rais dari PAN itu menimbulkan sejumlah spekulasi politik, salah satunya dia dikabarkan sedang dipersiapkan sebagai Ketua Umum di partai baru yang akan dibentuk Amien Rais.

            Salah satu loyalis Amien Rais yang bernama Agung Mozin membenarkan bahwa pengunduran diri Hanafi Rais dari PAN adalah untuk mempercepat deklarasi terbentuknya PAN Reformasi, partai yang digagas Amien Rais. Kabarnnya pembentukan partai baru ini sudah mencapai 70 persen. “Iya benar (mempercepat deklarasi PAN Reformasi),” kata Agung, Jumat (8/5/2020).

            Kendati demikian, ia tidak memastikan apakah Hanafi Rais sengaja dipersiapkan untuk menjadi ketua umum partai baru pecahan PAN tersebut nantinya. Menurutnya, kandidat terkuat yang akan menduduki kursi ketua umum partai baru tersebut tetap akan dipercayakan kepada Amien Rais. “Kemungkinan besar ketua umumnya Pak Amien Rais sendiri sebagai tokoh dan panutan kita dalam menyuarakan kebeneran dan keadilan,” ujar Agung.

Baca Juga :  Banjir Menerjang, 49 RT dan 23 Jalan di Jakarta Terendam

            Terkait persiapan pembentukan PAN Reformasi, Agung menjelaskan, saat ini internal terus melakukan rapat intens dan konsolidasi dengan berbagai tokoh-tokoh nasional yang dianggap kritis dan yang ingin bergabung dengan partai baru besutan Amien Rais. Begitu juga di daerah, Agung menjelaskan bahwa saat ini mereka akan bergerak dan lakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh di daerah yang dianggap mempunyai intergritas tinggi. “Tunggu saja waktunya yang tepat,” ujar politikus PAN ini.

            Selain itu, ia juga memastikan bahwa posisi Hanafi Rais dipastikan ditempatkan posisi penting. Menurutnya hal itu tidak lepas dari ide-ide besar Hanafi yang dianggap kerap memihak rakyat miskin.  “Hanafi Rais dipastikan sebagai bagian dari tokoh-tokoh nasional yang memperjuangan ide besar yang memihak kepada kepentingan keluarga miskin yang terpinggirkan,” tuturnya.

Baca Juga :  Ini 9 Langkah Antisipasi LIPI Soal Pilkada di Tengah Pandemi Corona

            Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno melihat pengunduran Hanafi bukanlah akhir segalanya bagi PAN. “Mundurnya Hanafi Rais tentu berpengaruh ke internal PAN, meski tidak terlampau signifikan. Suka tak suka, Hanafi adalah salah satu figur penting yang bisa disebut sebagai representasi Amien Rais. Meski begitu, mundurnya Hanafi bukan akhir segalanya (bagi PAN),” kata Adi.

            Adi menjelaskan, PAN saat ini dinilai sudah berhasil bermetamorfosa menjadi partai modern yang tak menggantungkan masa depan politiknya hanya pada satu figur kunci. Menurutnya, kekuatan PAN kini menyebar di berbagai struktur yang sudah terkonsolidasi.

            Selain itu, mundurnya Hanafi makin menebalkan rumor pembentukan partai baru yang selama ini berkembang. Kemunculan partai baru tersebut menurutnya kini tinggal menunggu waktu saja.(ASA)