JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Selamat, Desa Bandung Ngrampal Juara I Lomba Desa Teringrasi Tahun 2020, Desa Puro dan Kecik Juara 2 dan 3. Tapi Tak Ada Yang Bisa Raih Hadiah Rp 1 Miliar!

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat menyerahkan secara simbolis penghargaan untuk Kades Bandung juara I lomba desa terintegrasi 2020, Rabu (27/5/2020). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat menyerahkan secara simbolis penghargaan untuk Kades Bandung juara I lomba desa terintegrasi 2020, Rabu (27/5/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Desa Bandung, Kecamatan Ngrampal dinobatkan menjadi desa terbaik dan meraih juara I dalam Lomba Desa Terintegrasi di Kabupaten Sragen tahun 2020.

Desa Bandung mengalahkan Desa Puro Kecamatan Karangmalang dan Desa Kecik Kecamatan Tanon yang menempati peringkat kedua dan ketiga.

Pemenang Lomba Desa Terintegrasi itu diumumkan bersamaan dengan upacara peringatan Hari Jadi ke-274 Kabupaten Sragen, Rabu (27/5/2020) pagi. Pengumuman dilanjutkan penyerahan penghargaan dan hadiah oleh Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati di Alun-alun Sragen.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sragen, Joko Suratno mengatakan desa pemenang Lomba Desa Terintegrasi sudah diumumkan tadi pagi dan langsung dilakukan penyerahan penghargaan oleh bupati.

” Juara 1 Desa Bandung Ngrampal, kedua Desa Puro Ngrampal, ketiga Desa Kecik Tanon. Hari ini langsung diberi penghargaan,” paparnya Rabu (27/5/2020).

Baca Juga :  Kabar Duka dari Sragen Utara, Kakek 75 Tahun asal Mondokan PDP Corona Meninggal Dunia. Jadi Korban Meninggal ke-26 di Sragen

Ia menguraikan desa pemenang itu ditentukan lewat kriteria penilaian kuesionner yang salah satu indikatornya adalah inovasi di desa.

Inovasi yang dinilai per bidang masing-masing. Menurutnya, ada 3 variabel utama yakni variabel kesehatan, kecerdasan dan sejahtera.

Dari variabel itu ada indikator-indikator yang dinilai berdasarkan keadaan saat sekarang dan inovasi yang ada di desa tersebut.

“Lomba desa terintegrasi itu mewadahi beberapa hal lomba yang ada di desa. Ada lomba desa cerdas, administrasi desa dan sebagainya. Itu dirancang diberi penghargaan bagi desa yang berprestasi dengan batasan nilai akan diberikan penghargaan hadiah Rp 1 miliar,” urainya.

Dari tim, kemudian nilai passing grade pada 2020 ini diputuskan 82 poin dari kemungkinan 100 poin yang merupakan poin ideal atau sempurna.

Karena yang ideal atau sempurna tidak ada, maka panitia menyepakati passing grade dibatasi 82. Hal itu dikandung maksud desa yang mencapai poin 80 ke atas sudah termasuk kriteria baik.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut 2 Truk Tronton di Masaran Sragen, Satu Sopir Tewas Mengenaskan Terjepit Bodi Yang Ringsek

“Kenyataan sekarang, dari variabel diterjemahkan dengan indikator-indikator tadi, desa terbaik poinnya hanya 69 koma sekian dan tertingginya adalah Desa Bandung. Belum bisa melampaui passing grade 82. Harusnya tidak dapat penghargaan tapi gandeng ibarat sekolah dia nilainya paling pintar di antara siswa lain, oleh Pemkab tetap diberi penghargan di ulang tahun Sragen tadi,” jelasnya.

Data yang dihimpun, juara I menerima penghargaan Rp 100 juta, juara II Rp 75 juta dan Rp 50 juta untuk juara III.

Sebelumnya dari desa disampaikan untuk juara I apabila memenuhi passing grade sempurna alias poin 100, maka disediakan penghargaan Rp 1 miliar, kedua Rp 750 juta dan ketiga Rp 500 juta. Wardoyo