JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Sudah 18 Warga Sragen Positif Corona dan 9 Meninggal Dunia, Masih Banyak Warga di Pasar Bunder Nekat Tak Pakai Masker. Terjaring Patroli TNI, Ini Yang Dilakukan Aparat!

Tim gabungan TNI Polri Sragen saat patroli di Pasar Bunder sembari membagi masker. Foto/Wardoyo

IMG 20200429 WA0063
Tim gabungan TNI Polri Sragen saat patroli di Pasar Bunder sembari membagi masker. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Meningkatnya kasus covid-19 di Sragen rupanya belum sepenuhnya menyadarkan masyarakat.

Alih-alih diam di rumah, sebagian besar yang beraktivitas di luar pun belum juga mau menaati aturan protokol kesehatan utamanya mengenakan masker.

Perilaku abai itu tergambar ketika Tim gabungan TNI-Polri di wilayah Kabupaten Sragen melaksanakan patroli ke Pasar Bunder, Kamis (30/4/2020) pagi.

Di pasar induk terbesar di Sragen itu, tim masih dibuat terbelalak ketika banyak pengunjung dan pedagang masih enjoy tanpa masker.

Beberapa penjual juga masih kedapatan dikerumuni warga pengunjung. Himbauan social distancing juga tak sepenuhnya disadari dan dilakukan mereka.

Baca Juga :  Sragen Berduka, 3 Guru SMAN 1 Gondang Meninggal Beruntun Terpapar Covid-19. Ada 7 Guru dan Karyawan Ikut Tertular Positif, Sekolah Langsung Ditutup

Tim gabungan itu dipimpin Letda Ctp Indra bergerak menyisir pasar bunder untuk mencari dan menyadarkan warga tentang pentingnya penggunaan masker untuk kesehatan.

Tak hanya sekedar memberikan pemahaman Tim TNI Polri ini juga membagikan sejumlah 750 buah kepada warga yang tidak mengenakan masker.

“Dari kegiatan tadi memang masih terpantau banyak masyarakat yang belum menggunakan masker. Kembali muncul pertanyaaan, belum paham, tidak peduli ataukah memang meremehkan Pandemi Virus Corona,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM .

Sementara, Dandim 0725/Sragen,Letkol Kav Luluk Setyanto menerangkan giat patroli itu digelar untuk terus mendorong segenap komponen bangsa, semua instansi dan seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Sragen.

Baca Juga :  Peringati Hari Kartini, Kepala MTsN 4 Sragen Pesan Guru Perempuan Harus Jadi Teladan yang Baik dan Kurangi Mengeluh!

Terutama untuk membangun kesadaran dan kedisiplin untuk patuh terhadap anjuran pemerintah dalam melawan Covid – 19.

“Babinsa dan Bhabinkamtibmas akan terus bergerak untuk melaksanakan pendekatan. Disiplin dan Sadar untuk Patuh menjadi salah satu kunci keberhasilan melawan Corona,” pungkasnya.

Sementara, hingga Jumat (1/5/2020) jumlah kasus positif covid-19 di Sragen sudah mencapai 18 orang. Kemudian kematian sudah mencapai sembilan kasus terdiri dari satu kematian warga positif covid-19, satu PP, satu ODP dan enam PDP corona. Wardoyo