JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Ular Piton Raksasa Muncul di Karangtengah Sragen. Saat Ditangkap Sempat Berontak dan Melilit, Perutnya Membesar Diduga Habis Memangsa

Penampakan ular piton besar yang ditangkap warga Kampung Ngonce, Karangtengah, Sragen, Kamis (7/5/2020). Foto/Wardoyo
Penampakan ular piton besar yang ditangkap warga Kampung Ngonce, Karangtengah, Sragen, Kamis (7/5/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga di Kampung Ngonce, Karang Tengah, Sragen Kota digegerkan dengan kemunculan ular piton berukuran besar.

Ular piton sepanjang 3,5 meter dengan besar sepaha orang dewasa itu ditangkap saat menyusur di jalan dari sungai kecil di perbatasan kampung tersebut.

Saking besarnya, ular itu ditangkap oleh tiga warga. Salah satu warga yang menangkap, Agus Sugiyanto (41) warga Kampung Ngonce RT 2/9, Karang Tengah, menuturkan ular piton itu ditangkap sekitar pukul 01.30 WIB, Kamis (7/5/2020) dinihari.

Baca Juga :  Innalillahi, Tambah Lagi Satu Warga Suspek Covid-19 Meninggal dan 4 Positif Hari Ini. Kasud Covid-19 Sragen Jadi 473, Jumlah Korban Meninggal Capai 66 Orang

Awalnya ular itu diketahui oleh warga yang sedang ronda malam. Saat melintas di jalan perbatasan Kampung Ngonce dan Pencol, seekor ular besar mengejutkan mereka.

“Tahunya pas ronda tadi malam dikabari ada ular piton besar muncul pas nyebrang dari kalen ke jalan. Saya dipanggil Pak RT lalu saya datang dan saya tangkap. Awalnya saya tangkap kepalanya tapi berontak dan mau melilit. Akhirnya saya dibantu Pak RT dan satu warga, baru bisa ditangkap,” ujar Agus ditemui di rumahnya.

Ia menguraikan ular itu memiliki panjang 3,5 meter dan cukup besar. Dari kondisi perutnya saat ditangkap juga membesar diduga habis memangsa ternak.

Baca Juga :  Ponpes Ustadz Habib MA di Tangkil Sragen Masih Ditutup, 10 Santri dan Anaknya Isolasi Mandiri. Total 121 Orang Terlacak Kontak Erat dan Jalani Swab

“Kemungkinan habis mangsa ayam. Ularnya agresif banget. Tadi pagi saja, waktu saya keluarkan sempat polah dan mau melilit,” terangnya.

Untuk sementara, ular besar itu masih dikandang di depan rumahnya. Menurut rencana, atas kesepakatan warga dan saran Pak RT, ular itu akan diserahkan ke Ndayu Park agar direservasi di kebun binatang yang ada di Ndayu, Karangmalang, Sragen tersebut. Wardoyo