JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Update Corona Sragen, 19 Positif, 10 Meninggal Dunia, 17 PDP Dirawat dan 7 Dirujuk. Tambahan Satu Positif Berasal dari Kecamatan Sragen

Situasi covid-19 Sragen Minggu (3/5/2020). Foto/Wardoyo
Situasi covid-19 Sragen Minggu (3/5/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Situasi corona virus atau covid-19 di Kabupaten Sragen Minggu (3/5/2020) masih menunjukkan tren peningkatan.

Satu lagi warga dari klaster Ijtima Ulama Gowa dinyatakan positif terpapar covid-19. Pasien dari kelompok peserta ijtima ulama itu diketahui berasal dari Kecamatan Sragen.

Namun tidak dijelaskan berasal dari desa atau kelurahan mana tambahan satu pasien positif baru itu. Dari rilis data Pemkab, hanya disebutkan pasien itu berjenis kelamin laki-laki berusia di atas 60 tahun dan berasal dari klaster Gowa.

“Ada tambahan satu pasien positif. Berjenis kelamin laki-laki, dari klaster Gowa, usia di atas 60 tahun. Sehingga total ada 19 kasus positif,” papar Sekretaris Gugur Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sekaligus Sekda Sragen, Tatag Prabawanto, Minggu (3/5/2020).

Baca Juga :  Divonis 4 Kali Lebih Berat, 3 Terdakwa Korupsi Rp 2 Miliar Proyek RSUD Sragen Kompak Langsung Nyatakan Banding. Jaksa Juga Pikir-pikir

Tambahan kasus positif itu diketahui dari hasil swab test 8 peserta ijtima ulama yang keluar Sabtu (2/5/2020) malam. Dari delapan orang, satu dinyatakan positif dan tujuh negatif.

“Yang positif tetap di gedung SMS untuk menjalani perawatan khusus. Kondisinya secara umum baik tidak ada gejala kegawatdaruratan. Yang tujuh negatif kita pulangkan. Semuanya dari klaster Gowa,” terangnya.

Sementara dari laman resmi corona.sragenkab.go.id, hingga Minggu   (3/5/2020) petang pukul 18.00 WIB,jumlah warga positif tercatat total 19 orang dengan satu orang meninggal dunia dan dua orang sembuh.

Baca Juga :  Curhat Pilu Keluarga Korban Meninggal Positif Covid-19 Asal Perum Ngringo Karanganyar. Beban Moral Hadapi Stigma Warga Saat Isolasi Mandiri, Baru Lega Setelah Hasil Swab Negatif

Sementara secara keseluruhan, data komulatif mencatat jumlah pasien meninggal kini sudah mencapai 10 orang.

Terdiri dari satu pasien positif di Ngarum Ngrampal, dan tujuh PDP masing-masing asal Sragen Kota, Tenggak Sidoharjo, Celep Kedawung, Gemantar Mondokan, Dawung Sambirejo, Sambungmacan Sambungmacan, dan Hadiluwih Sumberlawang.

Lantas ada satu balita PP meninggal dari Desa Kedawung Kecamatan Kedawung dan satu ODP asal Jati Sumberlawang.

Selain itu, jumlah ODP tercatat 18 orang, 40 pasien dalam pengawasan (PDP) terdiri dari 17 dirawat dan 7 dirujuk. Kemudian ada tujuh PDP meninggal dan 9 PDP sembuh.

Kemudian dari kasus positif ada 19 dengan rincian 2 sembuh, 1 meninggal dan 16 dirawat. Wardoyo