JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

60 Persen Warga Desa Sonoharjo Wonogiri Terdampak COVID-19, Komunitas AD 1 PM Family Wonogiri Salurkan Ratusan Paket Sembako

Ketua Komunitas AD 1 PM Family Wonogiri, Setiawan (dua dari kiri) bersama Kades Sonoharjo menyerahkan bantuan sembako. Foto : Istimewa
Ketua Komunitas AD 1 PM Family Wonogiri, Setiawan (dua dari kiri) bersama Kades Sonoharjo menyerahkan bantuan sembako. Foto : Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sedikitnya 60 persen warga Desa Sonoharjo Kecamatan Wonogiri Kota terdampak pandemi COVID-19.

Lantaran itu ketika ada pihak ketiga yang menyalurkan bantuan maka warga menyambut dengan antusias. Demikian pula ketika datang bantuan ratusan paket sembako dari Komunitas AD 1 PM Family Wonogiri, Rabu (10/6/2020).

Kepala Desa (Kades) Sonoharjo Suharno Indra Prasetyo saat acara penyerahan bantuan sembako dari keluarga besar AD 1 PM Family Wonogiri, mewakili warganya menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya. Penyerahan 100 paket bahan pangan iti digelar di rumah Ketua RW I Ngasem Kulon Sonoharjo, Katimin Harto Suwondo.

Baca Juga :  Woro-woro Sedulur Wonogiri, Kini Ada Pelayanan Cepat Terpadu Alias Yanpatdu di Polres Wonogiri, Ngurus SKCK Hingga Kehilangan Bisa Lebih Cepat dan Mudah

Kades menyebutkan, warga penerima bantuan dicarikan yang benar-benar kurang mampu agar bantuan sembako itu tidak salah sasaran. Mereka juga memang belum terdaftar sebagai penerima program BLT DD (Dana Desa), BST Kemensos, Bansos Pangan Provinsi maupun Bansos Pemkab Wonogiri.

“Sekitar 60 persen warga desa kami yang terdampak COVID-19,” kata dia.

Baca Juga :  Balap Lari di Wonogiri Ternyata Tanpa Hadiah Maupun Taruhan, Diselenggarakan Ketika Lalu lintas Sepi dan Hanya Mengejar Sehat

Ketua Komunitas AD 1 PM Family Wonogiri Setiawan, mengungkapkan, selama Pandemi COVID-19, pihaknya berkomitmen menyalurkan bantuan pangan kepada warga terdampak. Tidak hanya di Sonoharjo, aksi serupa juga sudah digelar di sejumlah kecamatan lain Kabupaten Wonogiri maupun beberapa kabupaten/kota di wilayah Jateng.

“Komunitas kami ini para penggiat sosmed merasa terpanggil untuk berbagi dengan mereka yang terdampak COVID-19,” kata dia. Aria